- Gugatan Gibran ke PN Jakpus terkait dengan keabsahan ijazah SMA miliknya saat mencalonkan diri sebagai wakil presiden.
- Subhan pun menegaskan bahwa ganti rugi itu tidak hanya dibebankan kepada Gibran, melainkan juga kepada KPU.
- Gugatan perdata itu telah terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 583/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst.
Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka digugat secara perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan itu terkait dengan keabsahan ijazah SMA miliknya saat mencalonkan diri sebagai wakil presiden.
Selain Gibran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI juga turut digugat. Subhan Palal sebagai penggugat mengungkap alasan mengapa dalam gugatannya itu terdapat permintaan ganti rugi sebesar Rp 125 triliun.
Subhan mengaku nilai ganti rugi yang diajukannya itu memang tergolong fantastis. Namun, ditegaskannya nilai itu tak muncul begitu saja.
"Saya berangkat dari gugatan ini perbuatan melawan hukum yang menjadi korban negara. Sistem hukum, sistem negara hukum terciderai. Saya sebagai warga negara dan berikut warga negara lain harus mendapat kompensasi," kata Subhan dikutip dari kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, Jumat (19/9/2025).
Dijelaskannya kompensasi itu dampak kerusakan sistem hukum akibat persyaratan Gibran sebagai calon wakil presiden yang tidak terpenuhi.
"(Kerusakan itu) penyelundupan dari riwayat pendidikan itu," tegasnya.
Subhan pun menegaskan bahwa ganti rugi itu tidak hanya dibebankan kepada Gibran, melainkan juga kepada KPU.
"Karena perbuatan melawan hukum ini enggak bisa terjadi kalau enggak ada dua pelaku (Gibran dan KPU)," jelasnya.
Sebagaimana diketahui, gugatan perdata itu telah terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor perkara 583/Pdt.G/2025/PN Jkt.Pst.
Baca Juga: Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
Sidang perdana juga telah digelar pada Senin 8 September lalu.
Gibran sempat diwakilkan oleh pengacara negara dari Kejaksaan Agung. Namun, hal itu ditolak Subhan sebab gugatan itu terkait dengan pribadi Gibran, bukan sebagai wakil presiden.
Berita Terkait
-
Riwayat Pendidikan Gibran di KPU Jadi Sorotan, Masa SMA Ditempuh 5 Tahun
-
Gibran Tak Lulus SMA? Said Didu Bongkar UTS Insearch Cuma 'Bimbel', Surat Kemendikbud Disorot
-
Ditinggal Jaksa di Tengah Gugatan Rp125 Triliun, Gibran Hadapi Sendiri Kasus Ijazah SMA-nya?
-
MDIS Singapura Sekolah Apa? Mengenal Kampus Wapres Gibran di Singapura
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu