- Pernyataan Bareskrim soal keaslian ijazah Jokowi tidak meredakan kecurigaan publik
- Fokus perdebatan bergeser ke legalitas perolehan ijazah dan transparansi prosesnya
- Kasus ini diprediksi memicu konflik politik dan memperumit awal pemerintahan Prabowo
“Yang ingin diketahui publik adalah kejujuran Jokowi, bukan ijazahnya tuh,” tegas Rocky.
Menurutnya, persepsi publik yang terbentuk adalah "Jokowi tukang bohong” karena janji-janji yang tidak terbukti, sehingga apapun yang didalilkan Jokowi kini dianggap bohong.
“Oleh karena itu terbentuk persepsi publik namanya pretek bahwa Jokowi pembohong. Maka apapun yang didalilkan Jokowi justru dianggap bohong,” terangnya.
Mengenai ditariknya kembali ijazah oleh Jokowi, Rocky menyebut hal itu menimbulkan pertanyaan karena ijazah seharusnya menjadi barang bukti yang diperiksa di pengadilan.
“Kan ijazah ini merupakan barang bukti yang harusnya diajukan dan diperiksa di pengadilan,” ujarnya.
Laporan balik oleh Jokowi terhadap pihak yang menuduh ijazahnya palsu juga diprediksi akan meningkatkan tensi politik.
“Maka tensi politik akan meninggi itu karena para pembela Jokowi pasti akan terus-menerus mendampingi Presiden Jokowi di dalam sidang. Lalu kontranya itu mereka yang mendukung para terlapor itu juga akan ada di pengadilan,” kata Rocky.
Ia juga menyoroti bahwa ini akan menjadi kali pertama mantan presiden dipanggil ke pengadilan, yang akan menyita energi Presiden Prabowo.
“Ini pertama kali mantan presiden itu akan dipanggil ke pengadilan dan itu sangat menyita energi dari Pak Prabowo,” prediksinya.
Baca Juga: Roy Suryo 'Sentil' Keras Gibran: Orang Waras Pasti Ragukan Ijazahnya, Desak Mundur dari Kursi Wapres
Arif kemudian menanyakan prediksi Rocky terkait kasus ini, apakah laporan Jokowi akan membuat orang takut atau justru semakin berani. Rocky menjawab bahwa kasus ini akan panjang dan dinamis.
“Oh, yang jelas kasus ini akan panjang karena mulai banyak orang yang datang mungkin menawarkan diri menjadi saksi-saksi yang meringankan para para terlapor yaitu Roy CS atau bahkan saksi yang justru memberatkan sang pelapor itu Presiden Jokowi,” jawab Rocky.
Ia menambahkan, dinamika ini beririsan dengan kondisi sosial yang rapuh dan diprediksi akan memicu keributan di ruang sidang, media sosial, hingga satir.
“Satu hal yang mesti kita perhatikan bahwa dinamika ini beririsan dengan kondisi sosial yang rapuh di kita,” katanya.
Lebih lanjut, Rocky menduga akan ada isu lanjutan yang lebih berbahaya, bukan sekadar tentang ijazah, tetapi tentang “keaslian keputusan Mahkamah Konstitusi yang meloloskan Gibran”.
Ia juga memperkirakan isu ini akan berbarengan dengan isu pemakzulan wakil presiden dan isu ekonomi, seperti PHK massal dan jatuh tempo pembayaran bunga utang.
“Demikian juga bulan Juni jatuh tempo bayar bayar bunga utang lapor triliun itu juga akan jadi problem besar,” tutup Rocky, menekankan bahwa semua ini akan mengganggu upaya Presiden Prabowo untuk memulai era ekonomi baru.
Reporter: Safelia Putri
Berita Terkait
-
Riwayat Pendidikan Gibran di KPU Jadi Sorotan, Masa SMA Ditempuh 5 Tahun
-
Serukan Green Policy Lawan Krisis Ekologi, Rocky Gerung: Sejarah Selalu Berpihak ke Kaum Muda
-
Gibran Tak Lulus SMA? Said Didu Bongkar UTS Insearch Cuma 'Bimbel', Surat Kemendikbud Disorot
-
Ditinggal Jaksa di Tengah Gugatan Rp125 Triliun, Gibran Hadapi Sendiri Kasus Ijazah SMA-nya?
-
Bikin Riuh, Dito Ariotedjo Tiba-Tiba Tanya Ijazah Erick Thohir ke Roy Suryo
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi