- Jabatan Baru: Arief Poyuono, eks petinggi Gerindra, kini jadi Komisaris BUMN Pelindo.
- Jejak Kontroversi: Dikenal vokal, sering bikin gaduh dengan pernyataan menohok soal PKI hingga AHY.
- Karier Unik: Perjalanan karier dari pramugara, aktivis buruh, politisi, hingga komisaris.
Berikut adalah beberapa "momen emas" yang membuat namanya selalu jadi sorotan:
- Menyamakan PDIP dengan PKI: Ini mungkin kontroversi terbesarnya. Arief pernah menyatakan bahwa "wajar PDIP disamakan dengan PKI." Pernyataan ini berbuntut panjang, memicu laporan polisi atas dugaan ujaran kebencian, dan memaksanya untuk meminta maaf secara terbuka.
- Isu "PKI Dimainkan Kadrun": Tak berhenti di situ, pada 2020, ia kembali berulah dengan menyebut isu kebangkitan PKI adalah hoaks yang "dimainkan oleh kelompok kadrun." Gerindra sampai harus turun tangan mengingatkannya.
- Julukan "Anak Boncel" untuk AHY: Saat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk bursa cawapres, Arief dengan enteng melabelinya sebagai "anak boncel" yang minim pengalaman politik. Komentar ini jelas memanaskan tensi antara elite partai.
Akhir Perjalanan di Gerindra: Dicopot Karena Terlalu Vokal?
Puncak dari segala kontroversinya terjadi pada tahun 2020. Arief Poyuono resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.
Banyak pengamat menilai, kebiasaannya mengeluarkan pernyataan yang dianggap merugikan partai menjadi penyebab utamanya.
Tak hanya itu, sikapnya yang sering "adu argumen" dengan kader internal dan bahkan tak segan memuji lawan politik seperti Presiden Joko Widodo, disebut-sebut menjadi faktor yang membuatnya tak lagi disukai di lingkaran dalam Gerindra.
Kini, dengan jabatan barunya di Pelindo, publik pun bertanya-tanya. Apakah ini sebuah "hadiah" atau justru cara untuk meredam sementara vokalnya yang terkenal liar? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi