-
Pelaku penganiayaan Faisal, karyawan Zaskia Adya Mecca, teridentifikasi sebagai Praka NC dari Resimen Arhanud 1/F Batalyon Arhanud 10.
-
Praka NC kini ditahan di Denpom Jaya II/Cijantung dan akan diproses hukum sesuai aturan.
-
Kasus ini bermula dari insiden motor lawan arus di Pasar Minggu, di mana pelaku sempat mengaku sebagai “anggota” sebelum kabur.
Suara.com - Kodam Jaya mengungkap identitas anggota TNI yang menganiaya Faisal, karyawan artis Zaskia Adya Mecca. Pelaku yang kekinian telah ditangkap dan ditahan tersebut diketahui berinisial Praka NC, prajurit dari Resimen Arhanud 1/F Batalyon Arhanud 10.
Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) Jaya, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan Praka NC kini sudah ditahan di Denpom Jaya II/Cijantung untuk menjalani proses hukum.
“Oknum pelaku atas nama Praka NC telah diamankan dan ditahan di Denpom Jaya II/Cijantung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Wirya dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025).
Ia menambahkan, pihak satuan pelaku juga bertanggung jawab untuk menyelesaikan urusan administrasi di luar jalannya proses hukum.
“Pihak dari Resimen Arhanud 1/F khususnya Batalyon Arhanud 10 sebagai satuan yang bersangkutan terus berkomunikasi untuk menyelesaikan tanggung jawab lain secara administrasi di luar proses hukum,” jelasnya.
Ngaku Anggota
Artis Zaskia Adya Mecca sempat meluapkan kekesalan usai salah satu pegawainya, Faisal, jadi korban pemukulan oleh pengendara motor yang nekat melawan arah. Saat itu pelaku sempat mengaku sebagai “anggota” sebelum kabur.
Peristiwa itu terungkap dari unggahan Instagram @zaskiaadyamecca. Dalam postingannya, Zaskia memperlihatkan pesan singkat dari Faisal serta foto helm penuh lecet yang diduga akibat ulah pelaku.
“Ada motor lawan arah, hampir menabrak motor Faisal dan Kala,” tulis Zaskia dikutip Suara.com, Senin (22/9/2025).
Baca Juga: Oknum TNI Aniaya Karyawan Zaskia Adya Mecca, DPR Minta Dapat Hukuman Setimpal
Insiden bermula saat Faisal tengah mengantar Kala —anak Zaskia ke sekolah. Nyaris terjadi tabrakan karena pelaku lawan arus, cekcok pun tak terhindarkan.
Warga sempat menenangkan pelaku, namun pria berbaju batik itu justru melawan sambil berteriak mengaku anggota sebelum melarikan diri.
“Pelaku sempat ditahan warga, tapi dia teriak-teriak kalau dia anggota, entah anggota apa! Pakai batik dan langsung negeloyor pergi," ujar Zaskia.
Belakangan terungkap peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sementara pelaku merupakan anggota TNI berinisial Praka NC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Iran Tarik Biaya Tambahan Kapal Lewat Selat Hormuz, Teman AS - Israel Haram Melintas
-
Polda Metro Bungkam Ditanya Alasan Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke TNI
-
Apa itu Demo "No Kings" di Amerika? Gerakan Massal Warga Turunkan Donald Trump
-
Eks Anggota BAIS Bongkar Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Operasi Liar untuk Diskreditkan Presiden
-
Polisi Klarifikasi Dugaan Prostitusi Sesama Jenis di Tambora: Bukan Prostitusi, Tapi Suka Sama Suka
-
Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara
-
Indonesia Menuju 300 Juta Penduduk, Siapkah Negara Menghadapinya?
-
Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup
-
Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok
-
BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun