Suara.com - Media sosial digegerkan dengan beredar foto billboard yang terpajang di Israel menunjukkan ada sosok Prabowo Subianto.
Presiden ke-8 Republik Indonesia ini bersanding dengan beberapa pemimpin negara, salah satunya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Sebuah akun Thread @greschinov mengunggah foto-foto itu sambil mengungkapkan kerasahannya gara-gara ada wajah Presiden Prabowo.
Keterangan dalam papapn reklame itu "Mr. President, Israel Stands by Your Plan. Seal The Deal".
"Foto Prabowo terpampang pada billboard di Israel. Dijadikan bahan propaganda Zionis," komentar akun @greschinov pada Senin, 29 September 2025.
Akun ini menyalahkan Presiden Prabowo karena pidatonya di forum PBB yang dianggap memberi ruang untuk propaganda pro Israel.
"Setiap hari negara ini memang membuat rekor, lebih tepatnya rekor downgrade yang bikin kita malu dan kehilangan seribu kata. Inilah akibat asbun di forum PBB!" ungkapnya.
Dalam pidato Presiden Prabowo di forum PBB, dia menyebut jika harus menjamin keselamatan dan keamanan Israel.
Meski itu bukan pesan tunggal, melainkan satu pesan yang utuh ketiga dia berbicara dukungan pada Palestina.
Baca Juga: Reklame Israel Jejerkan Prabowo dengan Netanyahu-Trump, Dandhy Laksono: Antek Asing yang Malu-malu
“Kita harus memiliki Palestina yang merdeka, tetapi kita juga harus, kita juga harus mengakui, kita juga harus menghormati, dan kita juga harus menjamin keselamatan dan keamanan Israel. Hanya dengan begitu kita bisa memiliki perdamaian sejati, perdamaian yang nyata, tanpa kebencian dan tanpa kecurigaan. Satu-satunya solusi adalah solusi dua negara,” katanya dalam pidatonya.
Kehebohan foto Presiden Prabowo pada Billboard di Israel memunculkan kecurigaan.
Beberapa menjelaskan jika foto itu tidak asli melainkan hasil bikinan AI.
Dalam foto juga terlihat ada tulisan 'AI generated' di bagian bawah foto.
"Minimal hapus dulu tulisan AI generated nya," komentar netizen.
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya ke Istana Bawa Berkas, tapi Ngaku Cuma 'Makan Siang Gratis'
-
Cuma Nanya, Kok Dicabut? Siapa Diana Valencia Usai Pertanyakan Program MBG
-
Momen Prabowo Sebut Nama Anies di Munas PKS, Ungkit Skor 11 dari 100: Dia yang Bantu Gue Menang!
-
Kemlu RI Klarifikasi Foto Prabowo di Israel, Tegaskan Konsistensi Dukung Kedaulatan Palestina
-
Kemlu RI Buka Suara soal Reklame Abraham Shield, Israel Catut Foto Prabowo Buat Alat Propaganda?
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan