- Arief Prasetyo dicopot dari jabatan Kepala Bapanas karena dipersiapkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk sebuah "tugas baru" yang belum dirinci
- Posisi Kepala Bapanas kini dijabat oleh Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, berdasarkan Keppres Nomor 116/P Tahun 2025
- Penunjukan Mentan sebagai Kepala Bapanas didasarkan pada pertimbangan bahwa fungsi dan tugas Bapanas secara historis melekat pada Kementerian Pertanian
Suara.com - Teka-teki di balik pencopotan Arief Prasetyo dari kursi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) akhirnya terjawab. Istana Kepresidenan mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan tugas baru untuk Arief, sehingga posisinya kini diamanatkan kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.
Keterangan ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri rapat terbatas di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta. Menurutnya, pergantian ini merupakan bagian dari strategi penugasan di lingkaran pemerintahan.
“Mas Arief sedang ingin kita tugaskan di tempat yang lain, maka kemudian fungsi itu langsung dijabat oleh Menteri Pertanian,” kata Prasetyo Hadi pada Minggu (12/10/2025) malam.
Penunjukan Mentan Amran Sulaiman sebagai Kepala Bapanas yang baru bukan tanpa alasan. Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa secara historis dan fungsional, tugas Bapanas sangat melekat dengan Kementerian Pertanian. Langkah ini diambil untuk memastikan sinergi dan koordinasi yang lebih erat antara kedua lembaga strategis tersebut.
“Yang pertama bahwa sebenarnya fungsi dari tugas badan pangan itu kan dulu memang ada di Kementerian Pertanian,” ujar Prasetyo.
"Dulu memang ada di Kementan karena Mas Arif sedang kita tugaskan di tempat yang lain maka kemudian fungsi itu langsung dijabat oleh Mentan. Mentan dan Bapanas selalu berjalan beriringan,” tambahnya.
Pergantian kepemimpinan ini secara resmi ditetapkan per 9 Oktober 2025 melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Bapanas.
"Memutuskan, menetapkan, Keputusan Presiden tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional. Kesatu: Memberhentikan dengan hormat Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional," demikian bunyi kutipan salinan Keppres tersebut.
Keppres yang sama juga menetapkan pengangkatan Andi Amran Sulaiman untuk mengisi jabatan tersebut, lengkap dengan hak keuangan dan fasilitas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca Juga: Copot Arief Prasetyo, Prabowo Dikabarkan Angkat Mentan Amran jadi Kepala Bapanas
"Mengangkat Andi Amran Sulaiman sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, dan kepada yang bersangkutan diberikan hak keuangan dan fasilitas lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” lanjut bunyi Keppres itu.
Berita Terkait
-
Copot Arief Prasetyo, Prabowo Dikabarkan Angkat Mentan Amran jadi Kepala Bapanas
-
Terlalu Lama Disimpan, Beras di Gudang Bulog Banyak yang Turun Mutu
-
Catat! Jadwal Penyaluran Bansos Beras dan Minyak Goreng untuk 18 Juta KPM
-
Stok Beras Bulog Menguning, Komisi IV DPR 'Sentil' Kebijakan Kementan dan Bapanas
-
Bansos Beras Lanjut, 18 Juta Keluarga Dapat Beras 10 Kg pada Oktober-November
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI