- Kapolda memberi peringatan keras kepada seluruh jajarannya agar tidak menyalahgunakan kendaraan patroli Pamapta.
- Asep juga menekankan pentingnya menjaga etika dan profesionalitas di lapangan.
- Kehadiran polisi di lapangan harus membawa rasa aman dan menumbuhkan rasa hormat dari masyarakat, bukan sebaliknya.
Suara.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memberi peringatan keras kepada seluruh jajarannya agar tidak menyalahgunakan kendaraan patroli Pamapta yang baru saja diserahkan.
Ia menegaskan, kendaraan operasional itu harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan tugas kepolisian, bukan urusan pribadi apalagi ke tempat hiburan.
Peringatan tersebut disampaikan Asep saat menyerahkan kendaraan operasional Patroli Pamapta secara simbolis kepada jajaran Polres di wilayah hukum Polda Metro Jaya, pada Rabu (15/10/2025).
“Nanti bensinnya juga full ini. Nggak ada lagi bawa mobil ini mampir-mampir ke tempat hiburan biar ngisi bensin, nggak ada itu! Mobil ini sudah teralokasi, sudah disediakan bahan bakarnya,” tegas Asep.
Ia menjelaskan, kendaraan patroli yang diberikan bukan sekadar sarana operasional, melainkan simbol tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas melayani dan melindungi masyarakat.
“Ini pengingat bagi kita semua bahwa setiap kendaraan memiliki peranan penting untuk mendukung pelaksanaan tugas pelayanan kepolisian sejalan dengan program Jaga Jakarta, khususnya pilar Jaga Lingkungan,” ujarnya.
Asep juga menekankan pentingnya menjaga etika dan profesionalitas di lapangan.
Ia mengingatkan agar personel tidak menjadikan kegiatan patroli sebagai ajang pamer kekuasaan.
“Sekali lagi, patroli bukan ajang untuk kekuasaan. Jangan ugal-ugalan di jalan raya, jangan semena-mena, dan jangan pernah jumawa karena mengenakan seragam Polri,” imbuhnya.
Baca Juga: Tiga Bulan, Rp1,13 Triliun Narkoba Disita: Kapolda Metro Jaya Janji Sikat Bandar dan Bekingan!
Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan harus membawa rasa aman dan menumbuhkan rasa hormat dari masyarakat, bukan sebaliknya. Karena itu, setiap anggota diminta menjaga nama baik institusi dengan bersikap humanis dan bertanggung jawab.
Di akhir sambutannya, Asep meminta seluruh personel merawat kendaraan yang telah diberikan serta menggunakannya secara tepat sasaran. Ia berharap, dengan tambahan armada ini, kegiatan patroli dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau wilayah yang lebih luas.
“Setiap roda yang berputar membawa nama baik institusi Polri sekaligus rasa aman bagi masyarakat. Gunakan kendaraan ini dengan sebaik-baiknya, bukan untuk hal-hal aneh-aneh,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Resmi Tangguhkan Penahanan Figha Lesmana, Kapolda Metro Jaya Ungkap Alasan Ini!
-
Tiga Bulan, Rp1,13 Triliun Narkoba Disita: Kapolda Metro Jaya Janji Sikat Bandar dan Bekingan!
-
Dari Molotov Sampai Dispenser Jarahan, Jadi Barang Bukti Polisi Tangkap 16 Perusuh Demo Jakarta
-
Polisi Tetapkan 16 Perusak di Demo Jakarta Jadi Tersangka, Polda Metro: Ada Anak di Bawah Umur
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius