- Pria berinisial KP dituding melakukan pelecehan dan kekerasan terhadap seorang staf perempuan berinisial RDA (28).
- RDA menceritakan bahwa dirinya kerap mendapat perlakuan kasar dan dimaki-maki tanpa alasan jelas oleh atasannya.
- RDA juga menyebut KP pernah melarangnya mengenakan hijab saat bekerja.
Suara.com - Seorang Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Bekasi Selatan, berinisial KP, dilaporkan ke polisi oleh pegawainya sendiri.
Ia dituding melakukan pelecehan dan kekerasan terhadap seorang staf perempuan berinisial RDA (28). Kasus ini mencuat setelah pengakuan RDA viral di media sosial.
Dalam uanggahan akun Instagram @fakta.indo, RDA menceritakan bahwa dirinya kerap mendapat perlakuan kasar dan dimaki-maki tanpa alasan jelas oleh atasannya sejak hari pertama bekerja di kantor SPPG.
“Dia pegang-pegang saya habis marah, minta maaf sambil pojokin saya. Saya cuma bisa lindungi badan dan menghadap tembok,” ujar RDA dikutip dari akun Instagram @fakta.indo, Kamis (23/10/2025).
Tak berhenti di situ, RDA juga menyebut KP pernah melarangnya mengenakan hijab saat bekerja.
Merasa dilecehkan dan ditekan, ia lalu melaporkan Kepala SPPG tersebut ke Badan Gizi Nasional (BGN), yayasan pengelola SPPG, serta ke Polres Metro Bekasi Kota.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan adanya laporan tersebut. Kekinian kasus tersebut menurutnya dan masih dalam penyelidikan.
"Sudah kita terima, segera kami jadwalkan untuk minta keterangan para pihak,” kata Arnold saat dikonfirmasi, Kamis (23/10/2025).
Baca Juga: Prabowo Puji Kinerja Kepala BGN Kembalikan Dana MBG Rp 70 Triliun: Dia Patriot
Berita Terkait
-
Evaluasi Setahun Pemerintahan Prabowo, Kinerja Kemenkes hingga BGN Dinilai Layak Dievaluasi
-
Buntut Langgar SOP, BGN Setop Operasional 106 SPPG
-
Cerita Pilu Anya Geraldine Jadi Korban Pelecehan Seksual Saat SMP, Pelaku Tetangganya Sendiri
-
Prabowo Puji Kinerja Kepala BGN Kembalikan Dana MBG Rp 70 Triliun: Dia Patriot
-
Ahli Gizi Soroti Makan Bergizi Gratis: SPPG Polri Bisa Jadi Role Model Nasional
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Heboh Jalan Anjlok di Sudirman, Bina Marga: Bekas Proyek Pipa Limbah
-
Miskinkan Bandar Ko Erwin, Bareskrim Bidik Pasal TPPU dan Sita Aset Rumah hingga Ruko!
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Seskab Teddy Beberkan Hasil Pertemuan Empat Mata Prabowo-Kapolri, Ini Isinya
-
Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?
-
Mengapa Parpol Melawan Usul KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketua Umum?
-
Kebakaran Sampah 2 Hari di Kelapa Gading, DLH DKI Ungkap Dugaan Pemicunya
-
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Hilirisasi di 13 Lokasi
-
Purbaya Buka Suara Soal Pajaki Selat Malaka: Tak Ada Rencana Kutip Tarif
-
Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla