- Nanik menyampaikan pihaknya sangat menyesalkan insiden tersebut terjadi.
- Ia menekankan BGN tidak menginginkan peristiwa tersebut terjadi.
- Seorang Kepala SPPG wilayah Bekasi Selatan, berinisial KP, dilaporkan ke polisi oleh pegawainya sendiri.
Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) turun tangan melakukan pemeriksaan internal terhadap pria berinisial KP, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bekasi yang diduga melakukan pelecehan dan kekerasan terhadap seorang staf perempuan berinisial RDA (28).
Hal tersebut disampaikan Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang usai menghadiri acara Talkshow bertajuk “Upaya Meningkatkan Kualitas Gizi Bangsa Melalui MBG”, di Antara Heritage Center, Kamis kemarin.
“Kami juga sedang memproses status yang bersangkutan untuk dinonaktifkan,” kata Nanik dikutip melalui keterangan tertulis, Jumat (24/10/2025).
Nanik menyampaikan pihaknya sangat menyesalkan insiden tersebut terjadi. Ia menekankan BGN tidak menginginkan peristiwa tersebut terjadi.
“Sangat disayangkan… Kok bisa, sama teman sendiri melakukan hal yang tidak kami inginkan,” kata Nanik.
Dilaporkan ke Polisi
Diberitakan sebelumnya, seorang Kepala SPPG wilayah Bekasi Selatan, berinisial KP, dilaporkan ke polisi oleh pegawainya sendiri.
Ia dituding melakukan pelecehan dan kekerasan terhadap seorang staf perempuan berinisial RDA (28). Kasus ini mencuat setelah pengakuan RDA viral di media sosial.
Dalam uanggahan akun Instagram @fakta.indo, RDA menceritakan bahwa dirinya kerap mendapat perlakuan kasar dan dimaki-maki tanpa alasan jelas oleh atasannya sejak hari pertama bekerja di kantor SPPG.
“Dia pegang-pegang saya habis marah, minta maaf sambil pojokin saya. Saya cuma bisa lindungi badan dan menghadap tembok,” ujar RDA dikutip dari akun Instagram @fakta.indo, Kamis (23/10/2025).
Baca Juga: Dibunuh di Toilet Masjid, Modus Keji Pelaku Sodomi Anak di Majalengka: Dibujuk Ini saat Main Sepeda!
Tak berhenti di situ, RDA juga menyebut KP pernah melarangnya mengenakan hijab saat bekerja.
Merasa dilecehkan dan ditekan, ia lalu melaporkan Kepala SPPG tersebut ke Badan Gizi Nasional (BGN), yayasan pengelola SPPG, serta ke Polres Metro Bekasi Kota.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan adanya laporan tersebut. Kekinian kasus tersebut menurutnya dan masih dalam penyelidikan.
"Sudah kita terima, segera kami jadwalkan untuk minta keterangan para pihak,” kata Arnold saat dikonfirmasi, Kamis (23/10/2025).
Berita Terkait
-
Pegawai Laporkan Kepala SPPG di Bekasi ke Polisi: Ngaku Dilecehkan, Dimaki hingga Dilarang Berhijab!
-
Dibunuh di Toilet Masjid, Modus Keji Pelaku Sodomi Anak di Majalengka: Dibujuk Ini saat Main Sepeda!
-
Anya Geraldine Buka Kisah Lama, Nyaris Jadi Korban Pelecehan Seksual saat SMP
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan ABG Perempuan di Cilincing: Dijebak, Dicekik, Lalu Dilecehkan
-
Terseret Kasus Pelecehan Seksual, David Del Rio Didepak dari Serial Matlock
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral