- Melda Safitri, wanita asal Aceh Singkil, menjadi sorotan publik setelah menceritakan kisahnya diceraikan suami, Jafar Sidik, pasca lulus PPPK Satpol PP di podcast Denny Sumargo
- Selama 5 tahun menikah, Melda mengaku hidup dalam kesulitan ekonomi hingga harus rutin meminta nasi kepada para tetangga untuk menyambung hidup bersama anak-anaknya
- Karena sakit hati yang mendalam akibat diceraikan tepat saat harapan akan kehidupan yang lebih baik muncul, Melda Safitri menegaskan bahwa ia telah ikhlas dan tidak akan kembali kepada suaminya
Suara.com - Kisah pilu Melda Safitri (33), wanita yang viral setelah diceraikan suaminya, Jafar Sidik, tepat setelah sang suami dinyatakan lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Satpol PP Aceh Singkil, kini terbuka lebar di podcast Denny Sumargo (Densu).
Selama lima tahun berumah tangga, Melda mengaku hidup dalam kesulitan ekonomi yang parah. Ia bahkan harus menahan malu dengan sering mengetok pintu rumah tetangga hanya untuk memastikan anak-anaknya dan dirinya bisa makan nasi.
Harapannya untuk memperbaiki nasib keluarga seketika pupus saat SK PPPK suaminya terbit, yang justru menjadi awal dari perceraian mereka.
Ditemani oleh tetangganya, Rita Panggabean, Melda Safitri membagikan kisahnya dalam podcast Denny Sumargo yang tayang di YouTube sejak Sabtu (25/10). Episode berjudul “Viral! PPPK Aceh Talak Tiga Istri Setia Jelang Jadi ASN: Melda Dikhianti!” itu sontak menyedot perhatian publik.
Tayangan tersebut menguras emosi, tidak hanya bagi Melda, tetapi juga Denny Sumargo yang beberapa kali terlihat menahan tangis. Dalam waktu 14 jam saja, podcast ini telah ditonton 1,6 juta kali dan dibanjiri lebih dari 11 ribu komentar dari warganet yang ikut bersimpati.
Saat ditanya mengenai sumber keuangan rumah tangganya selama ini, Melda memberikan jawaban yang menyiratkan perjuangan beratnya.
“Uang rumah tangga dari mana,” tanya Densu.
“Saya bekerja, dia bekerja juga. Terkadang yang dia kerjakan tidak ada hasil,” ujar Melda Safitri.
Ia kemudian menceritakan salah satu momen paling memilukan saat harus meminta bantuan tetangga.
Baca Juga: Diceraikan Suami 2 Hari Jelang Dilantik PPPK, Melda Safitri Kini Disawer Crazy Rich Aceh
“Waktu itu kejadiannya tanggal 17 Agustus, saya jualan dari pagi sampai sore. Tak sempat beli beras. Dan anak sudah lapar. Saya ke rumah kak Rita. ‘Kak ada nasi untuk saya dan anak-anak. Ada-ada. Ambillah. Kami pun makan,” kenang Melda.
Rita Panggabean, sang tetangga, membenarkan cerita tersebut. Menurutnya, bukan hanya Melda yang aktif meminta, para tetangga pun sudah sangat paham dengan kondisi keluarga mereka dan sering berinisiatif membantu.
“Kadang tanpa diminta pun kami antarkan. Banyak tetangga-tetangga itu yang mengantarkan nasi atau lauk ke rumahnya,” kata Rita.
“Kadang tetangga ini kan datang ke rumahnya nongkrong, sambil bawa nasi, bawa lauk,” tambahnya.
Meski telah melalui perjuangan hidup yang begitu berat bersama, Melda Safitri mengaku hatinya sudah terlalu sakit. Ia menegaskan tidak akan pernah rujuk dengan Jafar Sidik dan telah mengikhlaskan perpisahan mereka.
“Perceraian yang dia lontarkan di tanggal 15 itu sangat menyakitkan hati saya,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Diceraikan Suami 2 Hari Jelang Dilantik PPPK, Melda Safitri Kini Disawer Crazy Rich Aceh
-
Berapa Gaji Pertama PPPK Paruh Waktu Setelah SK Diterima, Lebih dari dari UMR?
-
SK PPPK Paruh Waktu 2025 Mulai Diserahkan, Kapan Gaji Pertama Cair?
-
Heboh Suami Ceraikan Istri Usai Diterima PPPK Satpol PP, Memang Berapa Gajinya?
-
5 Fakta Pilu Pernikahan Melda Safitri, Diceraikan 2 Hari Sebelum Suami Dilantik PPPK
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo