-
Pemprov Jakarta memastikan 15 golongan warga Jakarta tetap menikmati fasilitas transportasi gratis meski tarif Transjakarta naik.
-
Gubernur Pramono Anung menyebut belum bisa memperluas subsidi ke warga daerah penyangga karena keterbatasan anggaran dan pemangkasan dana transfer pusat sebesar Rp16 triliun.
-
Rencana perluasan subsidi akan dipertimbangkan jangka panjang setelah penerapan sistem ERP, agar warga Jabodetabek juga bisa menikmati fasilitas gratis.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah menggratiskan 15 golongan warga untuk naik transportasi umum yang dikelola BUMD Jakarta, seperti Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta. Namun, 15 golongan yang diberikan subsidi gratis naik transportasi umum itu hanya warga Jakarta.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku memiliki keinginan untuk memperluas jangkauan 15 golongan warga yang digratiskan naik transportasi umum. Artinya, bukan hanya 15 golongan warga Jakarta yang digratiskan, melainkan juga dari warga daerah penyangga Jakarta. Namun, keinginan itu disebut belum dapat terlaksana dalam waktu dekat.
"Tadi saya juga menyampaikan, Jakarta terus terang belum bisa memberikan subsidi untuk 15 golongan di luar warga Jakarta," kata dia usai menggelar rapat dengan sejumlah kepala daerah penyangga Jakarta di Balai Kota Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Ia memastikan, warga Jakarta yang termasuk dalam 15 golongan itu bakal tetap digratiskan naik transportasi umum meski tarif Transjakarta akan naik. Namun, 15 golongan warga dari luar Jakarta belum bisa digratiskan.
Pramono mengatakan, saat ini keuangan Jakarta belum mampu untuk memberikan subsidi transportasi gratis bagi 15 golongan warga dari luar ibu kota. Apalagi, pemerintah pusat akan memangkas dana transfer ke daerah (TKD), termasuk dana bagi hasil (DBH), pada tahun anggaran 2026 yang jumlahnya mencapai sekitar Rp16 triliun.
"Jadi untuk yang warga Jakarta tetap kami akan memberikan subsidi, pembebasan, tetapi bagi warga di luar Jakarta tentunya kami belum bisa untuk memberikan subsidi. Apalagi DBH-nya baru dipotong," ujar Pramono.
Diketahui, Pramono sempat membahas kemungkinan untuk menggratiskan 15 golongan warga naik transportasi umum bukan hanya merupakan warga Jakarta. Menurut dia, 15 golongan warga daerah penyangga yang beraktivitas di Jakarta juga sangat mungkin untuk digratiskan menggunakan transportasi umum di Jakarta.
"Ini jangka panjang ya, kalau ERP bisa dijalankan maka subsidi sepenuhnya uang dari ERP itu akan digunakan untuk seluruh 15 golongan yang ada di Jabodetabek. Jadi orang masuk ke Jakarta gratis 15 golongan itu. Tetapi ini sedang kami matangkan nanti pada saatnya saya akan berdiskusi dengan Pemerintah Banten, Pemerintah Jawa Barat dan juga Pemerintah Pusat," kata Pramono usai bertemu Gubernur Banten Andra Soni di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Baca Juga: Pramono Anung Pastikan Tarif TransJakarta Naik, Janjikan Fasilitas Bakal Ditingkatkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti