Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendorong penguatan layanan kesehatan di fasilitas transportasi publik Ibu Kota. Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menghadirkan Bunda Clinic di Stasiun MRT Jakarta Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Klinik ini berada di tengah kawasan transportasi publik yang padat sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat perkotaan.
Menurut Pramono, kehadiran klinik di kawasan transportasi diharapkan mempermudah pengguna MRT, komuter, pekerja, dan warga sekitar dalam mengakses layanan kesehatan secara cepat dan praktis.
“Saya sangat berbahagia hari ini bisa menambah fasilitas baru di MRT untuk pengecekan kesehatan secara cepat. Kehadiran klinik ini merupakan langkah nyata menghadirkan layanan kesehatan yang dekat, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat urban,” ujar Pramono dalam keterangannya, Rabu (29/10/2025).
Bunda Clinic merupakan hasil kolaborasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, PT MRT Jakarta, dan PT Bundamedik Tbk. Klinik ini menghadirkan inovasi layanan kesehatan di kawasan integrasi transportasi publik.
Lokasi klinik sangat strategis karena Dukuh Atas merupakan titik pertemuan berbagai moda transportasi, termasuk MRT, KRL, LRT, TransJakarta, dan jaringan BRT. Data MRT Jakarta mencatat lebih dari 122.000 pengguna memanfaatkan moda transportasi umum terintegrasi di kawasan ini setiap hari.
“Kesehatan masyarakat adalah pondasi utama kualitas hidup perkotaan. Klinik ini bukan sekadar fasilitas kesehatan baru, tetapi simbol perubahan paradigma bahwa mobilitas dan kesehatan dapat berjalan beriringan,” tambah Pramono.
Dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, kehadiran Bunda Clinic di Stasiun MRT Dukuh Atas menjadi alternatif layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau. Pramono berharap model ini bisa direplikasi di stasiun transportasi publik strategis lainnya di Jakarta.
“Inilah contoh bagaimana kita membangun kota yang berpusat pada manusia dan mendukung penerapan konsep ‘Fifteen-Minute City’, di mana warga dapat mengakses layanan publik dengan mudah dan cepat,” jelasnya.
Pramono juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah terlibat dalam realisasi layanan ini.
Baca Juga: Jakarta Punya 111 Stasiun Aktif Jaga Lingkungan, Warga Akui Pentingnya Data Valid Kualitas Udara
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendukung kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang sehat, inklusif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Komisaris Utama PT Bundamedik Tbk, Ivan Rizal Sini, menjelaskan klinik menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan umum, medical check-up, layanan wellness, hingga infus vitamin untuk menjaga stamina. Dalam peresmian, RS Bunda juga memberikan 100 mini medical check-up gratis bagi pengguna MRT.
“Kami ingin masyarakat bisa dengan mudah mengetahui kondisi kesehatannya. Misalnya, ketika seseorang ingin tahu kadar gula atau tekanan darahnya, cukup datang ke klinik ini dan langsung bisa diperiksa dengan cepat,” jelas dr. Ivan.
Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahadiansyah turut mendukung kebijakan ini. Ia menilai kehadiran klinik di stasiun MRT dapat mempermudah masyarakat mengakses layanan kesehatan di tengah mobilitas yang tinggi di Jakarta.
"Ini tentu sangat mendesak dan dibutuhkan oleh masyarakat ya. Sudah seharusnya fasilitas kesehatan itu dekat dengan fasilitas transportasi umum," ucapnya.
Menurutnya, tidak sedikit kejadian pengguna angkutan umum yang membutuhkan layanan medis saat menaiki angkutan umum. "Kalau di KRL (Kereta Rel Listrik) itu banyak yang pingsan. Setiap hari itu pasti ada. Kalau ada klinik kan bisa mampir untuk periksa," tuturnya.
Lebih lanjut, Trubus menyarankan Pemprov DKI untuk memperbanyak fasilitas kesehatan di halte hingga stasiun yang memungkinkan. "Kalau di halte MRT tuh kan gede, bisa diselipkan ada klinik. Di Manggarai, Tanah Abang juga perlu," pungkasnya. ***
Berita Terkait
-
Kabar Buruk Warga Bodetabek! Subsidi Transportasi Gratis Jakarta Cuma Buat KTP DKI
-
Biar Warga Naik Angkutan Umum, Pramono Minta Kepala Daerah Penyangga Siapkan Park and Ride
-
Tarif Transjakarta Bakal Naik? Pemprov DKI Ungkap Fakta di Balik Murahnya Ongkos
-
Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp5.000? Ini Kata Dishub DKI!
-
Aset Rp1,4 Triliun Terbengkalai! KPK Ultimatum Pemprov DKI Soal Sumber Waras
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun
-
Tak Cuma Izin WNA! KPK Berpeluang Bongkar Korupsi Sektor Lapas di Kasus Silmy Karim
-
#TataUlangIndonesia! Mahasiswa Demo di Istana dan DPR Bawa 20 Tuntutan
-
Pulang Haji Bos Maktour Fuad Hasan Langsung Diperiksa KPK, Apa yang Bakal Digali?
-
Cek Rute Alternatif! Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Saat Rombongan Presiden Jerman Melintas
-
Awas Macet! Ribuan Aparat Gabungan Kawal Demo Mahasiswa Hari Ini: DPR hingga Monas Dijaga Ketat
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!
-
Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme
-
AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Donald Trump: Biarkan Minyak Mengalir!
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan