-
- Satgas Cesium-137 yang melibatkan TNI, Polri, BRIN, dan Bapeten berhasil mengangkut lebih dari 558 ton material terkontaminasi dari kawasan industri dan permukiman di Cikande.
- Pemeriksaan terhadap 36.769 kendaraan menunjukkan tidak ada lagi jejak paparan radioaktif sejak 17 Oktober 2025.
- Pemerintah telah merelokasi 27 keluarga terdampak ke lokasi aman dan terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan kawasan benar-benar bebas radiasi.
Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Cesium-137 di Cikande, Kabupaten Serang, Banten, terus berpacu membersihkan jejak radiasi dari kawasan industri dan pemukiman setempat.
Operasi ini melibatkan Tim Nubika Zeni TNI AD dan KBRN Gegana Brimob Polri, yang siang malam memindahkan material berbahaya ke lokasi penyimpanan aman
Setelah berminggu-minggu bekerja di bawah pengawasan ketat, tim gabungan berhasil mengangkut lebih dari 558 ton material uruk dan puing logam yang terkontaminasi zat radioaktif.
Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Rasio Ridho Sani, menjelaskan bahwa seluruh proses dekontaminasi dijalankan dengan prosedur keamanan tertinggi.
“Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dari BRIN dan Bapeten mengendalikan langsung setiap langkah pembersihan. Keselamatan masyarakat dan pekerja menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/10/2025).
Hingga saat ini, total material yang telah dipindahkan mencapai 275,87 meter kubik dari area pabrik dan zona merah sekitar permukiman.
Pengawasan juga dilakukan di luar area industri untuk memastikan tidak adanya paparan baru. Sebanyak 36.769 kendaraan yang keluar-masuk kawasan diperiksa menggunakan alat Radiation Portal Monitoring (RPM).
Sejak 17 Oktober 2025, hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada lagi kendaraan yang membawa jejak Cesium-137. Pemerintah menyebut hasil ini sebagai tanda positif bahwa penyebaran radioaktif mulai mereda.
Selain pembersihan dan pengawasan, Satgas juga memastikan keselamatan warga yang tinggal di zona terdampak. Sebelum direlokasi, mereka menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas setempat untuk memastikan tidak ada efek paparan radiasi.
Baca Juga: Radiasi Cs-137 di Cikande Berhasil Dinetralisir
Pada relokasi tahap pertama, 19 keluarga dipindahkan sementara ke rumah kontrakan di Kampung Sukarame pada Rabu (22/10). Tahap kedua dilakukan pada Minggu (26/10), memindahkan 8 keluarga dari Kampung Barengkok ke Kampung Bunian, Desa Sukatani.
Rasio menyebut, proses relokasi ini merupakan bagian penting dari mitigasi risiko agar tidak ada warga yang kembali beraktivitas di wilayah berpotensi terkontaminasi. Ia juga menekankan bahwa kegiatan pembersihan dan pemantauan masih terus dilakukan secara berkala untuk memastikan kawasan benar-benar aman.
“Kemajuan penanganan kontaminasi ini menunjukkan keseriusan dan komitmen pemerintah melalui Satgas, kami mengapresiasi dukungan dan kerjasama seluruh pihak, warga serta pihak lainnya, dalam mendukung mitigasi dan percepatan dekontaminasi ini,” pungkas Rasio.
Bagi warga Cikande, pemulihan tempat hidup mereka bukan hanya soal memindahkan material berbahaya, namun juga memulihkan rasa aman yang sempat hilang setelah berminggu-minggu hidup dalam ketakutan. Mereka kini berharap langit Cikande benar-benar bersih bukan cuma dari radiasi, tapi juga dari kelalaian manusia.
Penulis: Muhamad Ryan Sabiti
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen