- Dirut PT WKS, Jacob Supamena, telah enam kali mangkir dari sidang dengan alasan sakit
- Majelis hakim menegaskan pentingnya kehadiran saksi utama serta keabsahan surat keterangan dokter
- Kuasa hukum PT WKM menyoroti kejanggalan serius dalam BAP dua saksi JPU
Suara.com - Sidang lanjutan sengketa tambang nikel di Halmahera Timur (Haltim) antara PT Wana Karya Mandiri (WKM) dan PT Position kembali diwarnai polemik.
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (5/11), Direktur Operasional PT WKS, Jacob Supamena, kembali absen untuk keenam kalinya dengan alasan sakit.
Ketidakhadirannya menuai keberatan keras dari pihak PT WKM, yang menilai alasan tersebut sudah terlalu sering digunakan.
“Kami mendoakan agar beliau lekas sembuh. Tapi faktanya, ini sudah enam kali tidak hadir. Kalau bisa hadir daring lewat Zoom, kenapa tidak dilakukan? Kehadirannya penting untuk mengungkap kebenaran,” ujar kuasa hukum PT WKM, OC Kaligis, di hadapan majelis hakim.
Kaligis bahkan menyindir keras ketidakhadiran tersebut.
“Kalau dia nanti datang, kami punya foto-foto lapangan soal proyek yang disebut peningkatan jalan itu. Begitu ditunjukkan, pasti dia panik dan pura-pura sakit lagi,” ucapnya.
Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Hakim Sunoto menegaskan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) memastikan kehadiran saksi pada sidang berikutnya.
Hakim juga meminta agar keterangan terkait kondisi kesehatan Jacob dilampirkan secara resmi melalui surat dokter.
“Keterangan saksi akan dievaluasi, termasuk pentingnya surat keterangan dokter yang valid. Bila saksi tidak hadir tanpa alasan sah, kuasa hukum dapat mengajukan keberatan,” ujar Sunoto.
Baca Juga: Ahli Hukum Nilai Hak Terdakwa Dilanggar dalam Sidang Sengketa Tambang Nikel Halmahera Timur
Selain soal absensi saksi, kuasa hukum PT WKM juga menyoroti dugaan kejanggalan serius dalam dokumen Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi yang diajukan JPU.
Menurut Rolas Sitinjak, dua saksi JPU memberikan BAP yang identik, bahkan hingga tanda baca dan struktur kalimat.
“Lucu sekali, dua saksi ini BAP-nya sama persis dari koma sampai titik. Yang beda cuma nama saksi. Ini jelas janggal,” tegas Rolas.
Ia juga mengungkapkan bahwa surat sakit Jacob sebelumnya hanya berlaku hingga 28 Oktober, namun ketika sidang dijadwalkan kembali pada 29 Oktober, yang bersangkutan kembali dinyatakan sakit.
“Setiap jadwal sidang, selalu sakit. Makanya Pak OC bilang, ‘pura-pura sakit lagi tuh’. Tapi kami tetap berdoa semoga cepat sembuh dan bisa hadir,” lanjut Rolas.
Absennya Jacob dinilai memperlambat proses hukum dan menghambat upaya pembuktian dalam sengketa tambang nikel di Haltim ini.
Berita Terkait
-
Ahli Hukum Nilai Hak Terdakwa Dilanggar dalam Sidang Sengketa Tambang Nikel Halmahera Timur
-
Sidang Sengketa Tambang Nikel Halmahera Timur: Saksi Kunci Kembali Mangkir
-
OC Kaligis Sebut Sidang Sengketa PT WKM dan PT Position Penuh Rekayasa, Ini Alasannya
-
WKM Lapor Tambang Ilegal PT Position: Polisi Dicopot, Pegawai Jadi Tersangka?
-
Soroti Vonis 11 Warga Adat Maba Sangaji, DPR: Cermin Gagalnya Perlindungan HAM dan Lingkungan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi