- Seorang Hansip berinisial AS (42) tewas ditembak di bagian perut oleh terduga maling motor di Cakung, Jakarta Timur, setelah mencoba menggagalkan aksi pencurian
- Korban memergoki aksi pelaku melalui CCTV, lalu bersama dua rekannya mendatangi lokasi dan menabrakkan motornya ke arah pelaku sebelum akhirnya ditembak
- Kepolisian telah memeriksa lima saksi dan mengamankan barang bukti di TKP untuk memburu pelaku penembakan sadis tersebut
Suara.com - Seorang anggota Pertahanan Sipil (Hansip) berinisial AS (42) tewas secara tragis setelah ditembak oleh terduga pelaku pencurian sepeda motor. Aksi heroik korban yang mencoba menghentikan pelaku di Cakung Barat, Jakarta Timur, pada Sabtu (8/11) dini hari, harus dibayar mahal dengan nyawanya.
Pihak kepolisian kini bergerak cepat memburu pelaku dan telah memeriksa sejumlah saksi kunci untuk mengungkap kasus brutal ini.
"Saat ini dari pihak Pasukan pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) dan masyarakat sekitar lebih kurang ada tiga sampai lima orang saksi yang sudah diambil keterangannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Budi Hermanto, dilansir Antara, Minggu (9/11/2025).
Menurut Budi, kelima saksi tersebut adalah orang-orang yang berada di sekitar lokasi dan mengetahui rangkaian peristiwa nahas yang menimpa AS. Korban diketahui tewas di tempat kejadian perkara (TKP) setelah mengalami luka tembak fatal.
"Tertembak bagian perut. Kita berharap dalam waktu dekat ini segera terungkap dan pelaku dapat tertangkap," tegas Budi.
Peristiwa berdarah ini bermula pada Sabtu sekitar pukul 03.30 WIB di Kampung Baru, Jalan Pelajar RT 07/RW 09. Saat itu, korban AS tengah melaksanakan tugas jaga malam bersama dua rekannya, T (48) dan R (58).
Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro menjelaskan, kronologi kejadian diawali saat korban memantau situasi melalui kamera pengawas (CCTV). Dari layar monitor, korban melihat gerak-gerik mencurigakan dua orang yang diduga hendak beraksi.
"Korban sedang melaksanakan jaga atau ronda malam sebagai Hansip RW 09. Korban pada saat itu sedang memonitor kamera pengawas (CCTV), melihat ada dua orang dicurigai sedang mencongkel motor," kata Widodo di Jakarta, Sabtu (8/11).
Tanpa pikir panjang, AS bersama kedua rekannya langsung bergegas menuju lokasi dengan sepeda motor. Setibanya di sana, korban dengan berani menabrakkan motornya ke arah kendaraan pelaku untuk menggagalkan aksi pencurian tersebut.
Baca Juga: Tragis! Aksi Heroik Berujung Maut, Hansip di Cakung Jaktim Tewas Didor Maling Motor
Sempat terjadi perkelahian sengit antara korban dan pelaku. Namun, situasi berubah mencekam ketika tiba-tiba terdengar suara letusan senjata api sebanyak dua kali. Korban AS langsung tersungkur bersimbah darah, sementara para pelaku melarikan diri.
Tim penyidik dari Polres Metro Jakarta Timur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk dianalisis lebih lanjut. "Termasuk pengolahan barang bukti yang ada di lokasi kejadian," ujar Budi.
Berita Terkait
-
Tragis! Aksi Heroik Berujung Maut, Hansip di Cakung Jaktim Tewas Didor Maling Motor
-
Nekat Tabrak Maling Bersenpi usai Kepergok Beraksi, Hansip di Cakung Jaktim Ditembak
-
Dendam Dipolisikan Kasus Narkoba, Carlos dkk Terancam Hukuman Mati Kasus Penembakan Husein
-
Human Error! Imbas Masak Nasi Ditinggal Pemiliknya, 3 Rumah di Cakung Jaktim Ludes Terbakar
-
Cerita Sedih Anak Kos di Pasar Minggu, Lagi Kondisi Sakit, Motornya Digondol Maling!
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati