- KPK membuka enam lowongan kerja strategis setingkat eselon II yang dapat diisi oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari seluruh instansi di Indonesia
- Proses rekrutmen telah melewati tahap seleksi administrasi dan akan berlanjut ke tahap penulisan makalah serta presentasi pada 14 November 2025
- KPK menjamin seluruh proses seleksi berjalan secara terbuka dan transparan untuk memastikan terpilihnya kandidat-kandidat terbaik dan paling berintegritas
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi membuka kesempatan bagi para pegawai negeri sipil (PNS) terbaik di seluruh Indonesia untuk mengisi enam posisi pimpinan strategis. Lembaga antirasuah ini telah mengumumkan hasil seleksi administrasi untuk jabatan yang sangat krusial dalam upaya pemberantasan korupsi.
Enam lowongan kerja setingkat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II ini mencakup posisi Kepala Biro Hukum, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat, Direktur Penyelidikan, Direktur Penuntutan, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V, serta Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan komitmen lembaga untuk menjalankan proses rekrutmen ini secara transparan demi menjaring talenta-talenta terbaik bangsa.
“Untuk menghasilkan putra-putri terbaik bangsa dalam pengisian jabatan di KPK ini, maka kami berkomitmen untuk terbuka dalam prosesnya, termasuk dengan menyampaikan hasilnya kepada publik pada setiap tahapannya,” ujar Budi Prasetyo saat dihubungi di Jakarta, dilansir Antara, Selasa (11/11/2025).
Bagi para PNS yang telah mendaftar, pengumuman hasil seleksi administrasi ini dapat diakses secara langsung melalui laman resmi rekrutmen KPK di https://rekrutmen.kpk.go.id/jpt/pengumuman.
Berdasarkan surat pengumuman resmi yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Ranu Mihardja, pada 7 November 2025, sejumlah nama yang lolos akan melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Salah satu nama yang menarik perhatian adalah mantan Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, yang lolos seleksi administrasi untuk posisi Direktur Penyelidikan.
Tahapan selanjutnya yang harus dihadapi para kandidat adalah penulisan makalah dan bahan presentasi. Ujian ini akan dilaksanakan secara luring di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, pada Jumat, 14 November 2025.
Jadwal seleksi dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pada pukul 08.00-11.00 WIB akan diikuti oleh para calon untuk lima jabatan, yaitu Kepala Biro Hukum, Direktur Penyelidikan, Direktur Penuntutan, Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V, serta Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi.
Sementara itu, sesi kedua pada pukul 13.30-16.30 WIB dikhususkan untuk para calon Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat.
Baca Juga: Lowongan Kerja Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP): Tersedia 16 Posisi
Berita Terkait
-
Sudah Terima Laporan, Pramono Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Mesin Jahit Rp9 M
-
Korupsi Lintas Era Kemenaker Terbongkar, Kenapa Eks Sekjen Hery Sudarmanto Baru Terseret?
-
KPK Bongkar Modus Suap Bupati Ponorogo: Isu Rotasi Jabatan Jadi 'Mesin ATM' Pejabat Resah
-
Anggaran Perbaikan Gizi Bayi dan Ibu Hamil Diduga Dikorupsi, KPK Buka Suara
-
Geledah Kantor Gubernur Riau! KPK Sita Bukti Penting Dokumen Anggaran 2025
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar
-
Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya
-
Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara
-
Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi
-
LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum
-
Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak
-
Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara
-
Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas