- Prabowo dan Raja Abdullah II pernah manjalani pelatihan militer bersama di Fort Benning, Amerika Serikat, 1981.
- Momen persahabatan masa muda itu ia kenang saat bertemu Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta.
- Prabowo turut mengenang hubungan dengan Abdullah II dan Raja Hussein, ayah dari Abdullah II.
Suara.com - Raja Kerajaan Yordania, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, mengenang awal mula terjalinnya hubungan dekat dengan Presiden Prabowo Subianto.
Momen persahabatan masa muda itu ia kenang saat bertemu Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta.
Ingatan puluhan tahun silam itu diceritakan kembali oleh Abdullah II, usai mendengar pernyataan Prabowo ihwal kisah persahabatan mereka berdua.
Diketahui keduanya pernah manjalani pelatihan militer bersama di Fort Benning, Amerika Serikat, 1981.
"Bapak Presiden, bagi saya, ini merupakan kehormatan istimewa untuk kembali ke Indonesia, dan kebetulan Anda menyebutkan hubungan yang Anda jalin lebih dari 27, 28 tahun yang lalu dengan mendiang Raja Hussein," kata Abdullah II, mengawali pertemuan bilateral Indonesia-Yordania, Jumat (14/11/2025).
"Kami menjadi sahabat bertahun-tahun yang lalu. Kami menjadi saudara, dan, saya selalu bercerita kepada ayah saya tentang persahabatan yang sangat istimewa ini," katanya menambahkan.
Abdullah II menceritakan kembali bagaimana awal mula ia memperkenalan Prabowo kepada Raja Yordania ke-3, yang merupakan ayah dari Abdullah II, Hussein bin Talal.
Kepada ayahnya, Abdullah II menyampaikan bahwa Prabowo pada 1998 menyambangi Yordania, merupakan saudaranya.
"Dan ketika Anda datang ke Yordania, ayah saya bertanya kepada saya, Anda tahu, jadi siapa orang ini? Saya bilang, dia saudara saya. Dan ayah saya berkata, kalau dia saudara Anda, dia saudara saya. Dan, kami tidak pernah menoleh ke belakang sejak saat itu," kata Abdullah II.
Baca Juga: Sosok Raja Yordania Abdullah II: Keturunan Nabi, Pilot Andal, dan Sahabat Karib Presiden Prabowo
"Saya juga harus mengatakan bahwa dalam waktu yang sangat singkat, dan saya telah mengenal Anda selama bertahun-tahun, saya melihat tekad Anda untuk membuat kehidupan rakyat Anda jauh lebih baik," sambungnya.
Sebelumnya, Prabowo menyampaikan hal senada.
Ia mengaku senang atas perjumpaan kembali dengan sahabatnya tersebut. Sebelumnya pertemuan terakhir Prabowo dan Abdullah II terjadi saat Prabowo berkunjung ke Amman, Yordania, pertengahan April 2025.
"Di sisi lain, seperti yang Anda ketahui, saya memiliki ikatan emosional dengan Yordania," kata Prabowo.
Prabowo turut mengenang hubungan dengan Abdullah II dan Raja Hussein, ayah dari Abdullah II, ketika Prabowo berada di Yordania.
"Yang Mulia Raja, Baginda Raja, dan Baginda Raja Hussein dengan ramah menerima saya. Saya rasa saya lupa berapa tahun yang lalu. Hampir berapa, 25 tahun yang lalu? 26, 27, 28, 29, ya. Jadi, betapa dekatnya hubungan kita. Saya selalu mengenang masa-masa saya di Yordania dengan penuh kasih," ujar Prabowo.
Berita Terkait
-
Di Hadapan Prabowo, Raja Yordania Kutuk Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Sebut Serangan Mengerikan
-
Momen Prabowo Sambut Langsung kunjungan Raja Abdullah II di Istana
-
Dua Sahabat Satu Mobil Menuju Istana, Hormat Prabowo Bikin Senyum Raja Abdullah II
-
Sandiaga Uno Kini Ingin Fokus Bisnis: Peluang Saya Ada di Dunia Usaha!
-
Sosok Raja Yordania Abdullah II: Keturunan Nabi, Pilot Andal, dan Sahabat Karib Presiden Prabowo
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ' Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Paus Leo XIV: Yesus Tolak Doa Orang Pemicu Perang