- Hj. Rugaiya Usman Wiranto, istri Jenderal TNI (Purn) Wiranto, meninggal dunia pada hari ini.
- Jenazah almarhumah direncanakan disemayamkan di Jakarta sebelum dibawa ke Solo, Jawa Tengah.
- Pernikahan Wiranto dan Rugaiya pada 1975 berawal dari pertemuan saat Wiranto menjadi juri kontes sekolah.
Suara.com - Keluarga besar Jenderal TNI (Purn) Wiranto tengah berduka. Istri dari mantan Panglima ABRI yang kini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan tersebut, Hj. Rugaiya Usman Wiranto, telah berpulang ke Rahmatullah.
Almarhumah Rugaiya Usman menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu, 16 November 2025, pukul 15.55 WIB di Bandung. Berita duka ini segera tersebar, membawa ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan politik dan militer.
Jenazah almarhumah kemudian dibawa menuju Jakarta dan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jl. Palem Kartika Nomor 21, Kompleks PATI-AD Bambu Apus, Jakarta Timur.
Jenazah dijadwalkan tiba di rumah duka sekitar pukul 22.00 WIB malam.
Prosesi selanjutnya, jenazah direncanakan akan diberangkatkan menuju Solo, Jawa Tengah, pada keesokan harinya melalui Bandara Halim Perdanakusuma. Almarhumah akan dikebumikan di tempat peristirahatan terakhir di Delingan, Karanganyar.
Perjalanan Cinta yang Berawal dari Kontes Sekolah
Meskipun jarang terekspos media, kisah cinta dan perjalanan rumah tangga antara Wiranto dan Rugaiya Usman menyimpan cerita unik.
Dalam beberapa wawancara yang pernah dilakukan di masa lalu, istri Wiranto ini pernah mengisahkan titik awal perkenalan mereka.
Pertemuan pertama Wiranto dan Rugaiya terjadi saat Rugaiya duduk di bangku kelas satu SMA. Saat itu, Rugaiya adalah siswi yang aktif dalam berbagai kegiatan sekolah, mulai dari gerak jalan, lomba membaca puisi, hingga berpartisipasi sebagai peserta dalam ajang pemilihan ratu di acara-acara sekolah.
Baca Juga: Wiranto Mendadak Dipanggil Prabowo ke Istana: Ada Apa Gerangan?
Di salah satu kontes pemilihan ratu inilah takdir mempertemukan mereka. Wiranto, yang saat itu menjabat sebagai seorang perwira muda, hadir sebagai juri menggantikan rekannya.
Momen pertemuan di ajang bakat tersebut menjadi awal mula hubungan mereka yang kemudian berkembang secara alami dan serius.
Salah satu kisah yang paling ikonik adalah perjuangan Rugaiya melanjutkan pendidikan pasca-lulus SMA. Rugaiya mengakui bahwa ia tidak memiliki biaya untuk melanjutkan kuliah.
Meskipun ada pihak lain yang bersedia membantu membiayai, ia khawatir hal tersebut akan menimbulkan utang budi di masa depan.
Dalam situasi dilematis tersebut, Rugaiya menyampaikan satu permintaan penting kepada Wiranto: ia bersedia menikah, dengan satu syarat agar Wiranto kelak bersedia membantu membiayai pendidikannya.
Wiranto menyanggupi janji tersebut. Janji sederhana yang sarat makna itu kemudian menjadi fondasi bagi pernikahan mereka yang dilangsungkan pada 22 Februari 1975.
Setelah menikah, Rugaiya pun menempuh pendidikan di Fakultas Hukum di Jember, sementara Wiranto menjalankan tugas militernya.
Sebagai istri seorang tokoh militer dengan karier cemerlang hingga posisi pejabat negara, Rugaiya Usman memegang peran yang sangat penting dalam mendampingi perjalanan karier Wiranto dari masa ke masa.
Dalam sebuah wawancara lama pada tahun 2004, Rugaiya pernah mengungkapkan bahwa Wiranto selalu menyebut dirinya sebagai “pakaian.”
Ungkapan metaforis ini menggambarkan peran vital Rugaiya sebagai pelindung, penutup rasa lelah, dan bagian yang menyempurnakan penampilan seorang figur publik.
Dalam pandangan mereka, pakaian tidak hanya bertujuan untuk terlihat rapi, tetapi juga merupakan simbol kehormatan yang dijaga oleh seorang istri.
Hubungan rumah tangga mereka tetap harmonis di tengah kesibukan yang luar biasa. Rugaiya secara terbuka mengakui bahwa dirinya memiliki sifat cemburuan, tetapi ia menekankan bahwa kecemburuan itu berada dalam batas wajar sebagai tanda cinta, dan kunci kekokohan pernikahan mereka terletak pada rasa saling percaya.
Menariknya, Rugaiya juga mengenang bahwa selama masa pacaran, Wiranto hampir tidak pernah mengungkapkan perasaannya melalui kata-kata romantis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
DPR Soroti Rencana Presiden Kirim 8000 Pasukan TNI ke Gaza Berisiko dan Mahal
-
BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
-
Libur Imlek: Penumpang Whoosh Naik Signifikan hingga 25 Ribu Orang Sehari
-
Xi Jinping dan Donald Trump Segera Bertemu, Ada Potensi Bisnis dan Skenario 'Perang'
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela