- Coretan Kampung Zombie di tembok itu menjadi penanda yang kuat hingga viral dan memantik rasa penasaran banyak orang.
- Terdapat belasan rumah yang benar-benar kosong dan terbengkalai.
- Kondisi banjir di area tersebut sudah sedemikian parah, bahkan anomali cuaca sering terjadi di sana.
Suara.com - Sebuah julukan yang bikin bulu kuduk berdiri, "Kampung Zombie", kini memantik rasa penasaran banyak orang dari luar kota.
Banyak yang membayangkan kisah horor atau penampakan makhluk gaib. Namun, jauh dari bayangan mistis, warga "Kampung Zombie" di ibu kota ini justru berhadapan dengan teror yang jauh lebih nyata dan mencekam: amukan banjir dari luapan air kali yang tak berkesudahan.
Ini adalah kisah tentang bagaimana bencana alam melahirkan sebuah anomali, di mana deretan rumah-rumah ditinggalkan pemiliknya di bantaran kali bukan karena hantu gentayangan, melainkan karena ancaman banjir yang nyata dan berulang..
Dari Coretan Iseng Menjadi Julukan Viral
Julukan "Kampung Zombie" sesungguhnya belum lama melekat pada pemukiman yang terletak di bantaran kali di kawasan Cililitan Kecil, Jakarta Timur.
Seorang juru parkir minimarket di sekitar lokasi bernama Anton menuturkan nama aslinya adalah Gang Al-Hikmah. Julukan Kampung Zombie lahir dari keisengan anak-anak muda setempat.
"Ya dari anak-anak sini aja, yang pada iseng. Pada nulis di tembok, Kampung Zombie. Padahal aslinya ya cuma segitu-segitu aja," kata Anton saat berbincang santai di sela tugasnya dengan Suara.com, Selasa (18/11/2025).
Siapa sangka, coretan di tembok itu menjadi penanda yang kuat hingga viral dan memantik rasa penasaran banyak orang.
"Baru, dua tahunan kalau nggak salah. Sampai orang Bogor, orang Cilacap pada dateng nyariin Kampung Zombie," lanjutnya sambil tertawa.
Baca Juga: Sinopsis Film Janur Ireng, Teror Santet Paling Mematikan di Rumah Paman Sendiri
Deretan Rumah Kosong: Saksi Bisu Amukan Air
Di balik nama sangarnya, hanya terdapat belasan rumah yang benar-benar kosong dan terbengkalai.
Rumah-rumah tersebut, menurut Anton, telah ditinggalkan penghuninya sejak puluhan tahun silam.
"Ya kisaran puluhan tahun mah ada," ujarnya.
Meski tampak usang, bangunan-bangunan itu ternyata tidak dijual dan masih dimiliki oleh pemiliknya yang sesekali datang untuk menengok.
"Nggak dijual, masih punya pribadi. Kadang juga masih ada yang suka nengokin," jelas Asep, salah seorang pedagang yang mendiang orang tuanya merupakan salah satu warga asli kampung tersebut.
Berita Terkait
-
Melihat 'Kampung Zombie' Cililitan Diterjang Banjir, Warga Sudah Tak Asing: Kayak Air Lewat Saja
-
Capcom Batalkan Resident Evil Requiem Mode Multiplayer, Ada Alasan Khusus
-
Jakarta Dikepung Banjir: 16 RT Terendam, Pela Mampang Paling Parah Hingga 80 cm
-
Kalibata Terendam Setengah Meter, Warga Terjebak, Anak Sekolah Terpaksa 'Nyeker' Terjang Banjir
-
Sinopsis Film Janur Ireng, Teror Santet Paling Mematikan di Rumah Paman Sendiri
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif