- Banjir ini disebabkan oleh luapan air Kali Ciliwung yang lokasinya bersebelahan langsung dengan permukiman tersebut.
- Lapan air hanya merendam area Gang Al-Hikmah yang posisinya paling dekat dengan bibir sungai.
- Asep mengatakan wilayahnya yang terendam banjir bukanlah hal yang asing bagi warga sekitar.
Suara.com - Kawasan yang dijuluki 'Kampung Zombie' di Gang Al-Hikmah, Cililitan Kecil, Jakarta Timur, kembali terendam banjir pada Selasa (18/11/2025).
Banjir ini disebabkan oleh luapan air Kali Ciliwung yang lokasinya bersebelahan langsung dengan permukiman tersebut.
Pemicu utamanya adalah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta sejak pukul 10.20 WIB.
Berdasarkan pantauan Suara.com dari lokasi, air dari Kali Ciliwung diperkirakan mulai meluap ke daratan sekitar pukul 14.20 WIB.
Jalan setapak yang semula menjadi akses utama di area permukiman terbengkalai itu lenyap tertutup genangan air.
Sebuah jembatan kecil yang esensial sebagai penghubung Gang Al-Hikmah dengan kampung seberang pun tak lagi tampak wujudnya.
Meski demikian, luapan air hanya merendam area Gang Al-Hikmah yang posisinya paling dekat dengan bibir sungai.
Dua wilayah lain yang kontur tanahnya lebih tinggi di kawasan yang terbagi menjadi tiga turunan itu terpantau aman dari banjir.
Seorang pedagang setempat, Asep, menuturkan bahwa fenomena ini bukanlah hal yang asing bagi warga sekitar.
Baca Juga: Hadapi Musim Hujan, Pramono Pastikan Banjir Jakarta Bisa Surut Kurang dari 24 Jam
"Kalau udah hujan deras sampai jam-jaman gini, pasti banjir," ujarnya kepada Suara.com di lokasi.
Menurut lelaki yang orang tuanya merupakan penduduk asli Gang Al-Hikmah, air akan surut dengan sendirinya seiring dengan meredanya hujan yang turun.
"Ya kayak air lewat aja," kata Asep lagi.
Sementara menurut penuturan seorang warga yang biasa disapa Nunuk, kedalaman banjir diperkirakan setinggi betis orang dewasa.
Banjir memang jadi salah satu penyebab Gang Al-Hikmah dilabeli 'Kampung Zombie'.
Banyak penduduk di area sekitar bantaran kali yang memilih meninggalkan rumah mereka di sana karena tidak tahan menghadapi luapan Kali Ciliwung setiap memasuki musim hujan di setiap tahun.
Berita Terkait
-
Jakarta Dikepung Banjir: 16 RT Terendam, Pela Mampang Paling Parah Hingga 80 cm
-
Kalibata Terendam Setengah Meter, Warga Terjebak, Anak Sekolah Terpaksa 'Nyeker' Terjang Banjir
-
Jakarta Siaga! Modifikasi Cuaca Rp200 Juta per Hari Dikerahkan Hadapi Hujan Ekstrem
-
Hadapi Musim Hujan, Pramono Pastikan Banjir Jakarta Bisa Surut Kurang dari 24 Jam
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia