- Bandara khusus milik PT IMIP di Sulawesi Tengah viral karena beroperasi sejak 2014 tanpa pengawasan Bea Cukai dan Imigrasi.
- Isu ilegal muncul setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyoroti absennya perangkat negara, khawatir kedaulatan ekonomi terancam.
- Mayoritas saham PT IMIP dikuasai Shanghai Decent Investment (Tiongkok) yang mengelola industri turunan nikel dan melayani ribuan pergerakan pesawat.
Kawasan industrinya mencakup area konsesi sekitar 2.000 hingga 4.000 hektare, menjadikannya salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.
Berdasarkan catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Tengah, kepemilikan saham PT IMIP terbagi antara tiga entitas. Pemegang saham mayoritas adalah Shanghai Decent Investment (Group), sebuah perusahaan asal Tiongkok, dengan porsi kepemilikan sebesar 49,69%.
Sisa sahamnya dimiliki oleh dua perusahaan domestik, yaitu PT Sulawesi Mining Investment sebesar 25% dan PT Bintang Delapan Investama sebesar 25,31%. Perusahaan patungan ini memiliki modal dasar sebesar USD 40 juta.
Sebagai pengelola kawasan industri, PT IMIP menaungi belasan perusahaan yang memproduksi berbagai produk turunan nikel, mulai dari nickel pig iron, stainless steel, carbon steel, hingga bahan baku untuk baterai kendaraan listrik.
Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sendiri berstatus khusus dan berlokasi di dalam kawasan industri tersebut.
Menurut data Kementerian Perhubungan, bandara dengan kode IATA MWS ini dikelola oleh pihak swasta di bawah pengawasan Ditjen Perhubungan Udara. Fasilitasnya cukup mumpuni dengan landasan pacu sepanjang 1.890 meter yang mampu melayani pesawat sekelas Airbus A320.
Data Hubud mencatat, sepanjang tahun 2024 saja terdapat 534 pergerakan pesawat dengan total penumpang mencapai sekitar 51.000 orang.
Berita Terkait
-
Bandara 'Hantu' Morowali, Isu Negara dalam Negara dan Ancaman Kedaulatan Mengemuka
-
7 Kontroversi Bandara IMIP: Dugaan Tanpa Bea Cukai dan Imigrasi dan Sulitnya Akses
-
Daftar Maskapai Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta, Mulai Berlaku Pekan Ini
-
Pegawai Bandara Soetta Dalangi Penipuan Lowongan Pilot, Raup Rp1,3 Miliar dari Korban
-
Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta Kembali Beroperasi dengan Wajah Baru
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!