Suara.com - Menjelang HUT ke-48 tahun 2025, BPJS Ketenagakerjaan menggelar forum diskusi internal yang bertajuk “Risk & Leadership Governance Resilience”. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka penguatan Governance Resilience untuk memastikan BPJS Ketenagakerjaan tetap kokoh dalam berbagai situasi dan sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat Integritas, Kepatuhan, dan Akuntabilitas.
Kegiatan dibuka oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Bapak Asep Rahmat Suwandha, dan turut dihadiri oleh Jajaran Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, serta Prof. Wimbo Santoso, SE, M.Sc, Ph.D selaku Ketua Dewan Komisioner OJK (periode 2017-2022) sebagai narasumber.
Dalam sambutannya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Bapak Asep Rahmat Suwandha, mengungkapkan, “Risiko tidak hanya menjadi tanggung jawab satu unit kerja tetapi harus dipahami oleh seluruh pimpinan. Pengambilan keputusan berbasis risiko (Risk-Based Decision Making) penting dilakukan untuk menjaga keberlanjutan program dan kepercayaan publik. Pemimpin harus mampu melihat risiko bukan sebagai hambatan, tetapi sebagai bagian dari strategi organisasi dengan tetap mengedepankan pola kepemimpinan berbasis etika.”
BPJS Ketenagakerjaan telah mengelola TK Aktif sebanyak 43,54 juta dengan pengelolaan Dana Investasi peserta sebanyak Rp893,30 triliun sampai dengan 31 Oktober 2025. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga telah melakukan pembayaran manfaat klaim peserta sebesar Rp56,63 triliun dengan jumlah kasus yang ditangani sebesar 4.043.441 kasus hingga 31 Oktober 2025.
Karena itu, pengelolaan risiko dan tata kelola menjadi hal yang sangat penting untuk menghadapi lingkungan bisnis yang terus berubah seperti perubahan ekonomi global, regulasi, transformasi digital, keamanan data, dan meningkatnya tuntutan layanan. Kondisi ini memaksa BPJS Ketenagakerjaan memperkuat pengelolaan dan tata kelola risiko.
Para pimpinan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan memperoleh wawasan praktis dari pengalaman Prof. Wimboh melalui materi yang disampaikan terkait External Environment Transmission to Financial Institution Risks, Risk Governance dan Risk Management in Financial Institution, yang dapat mendorong mindset risiko yang proaktif di seluruh level kepemimpinan dan menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kapasitas pimpinan dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana peserta bukanlah hasil kerja individu semata, melainkan buah nyata kolaborasi dan dukungan seluruh pihak. Sinergi ini menjadi kunci dalam mewujudkan penyelenggaraan jaminan sosial yang menyeluruh dan memberi manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia," tutup Asep. ***
Berita Terkait
-
Saat Kurir Jatuh, Siapa yang Menolong? Ketika BPJS Ketenagakerjaan Jadi Penolong Pekerja Informal
-
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Mudah Bisa lewat HP
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
-
6 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak, Bisa Pakai HP dan WhatsApp
-
Bolehkah JHT diklaim Segera Setelah Resign? Di Atas 15 Juta, Ada Aturan Khusus
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026