- Gubernur DKI Jakarta memberikan peringatan dini kenaikan air pasang laut atau banjir rob kepada warga Jakarta Utara pada hari Jumat (5/12/2025).
- Pemprov DKI Jakarta berkoordinasi dengan BPBD, BNPB, dan BMKG untuk mitigasi dampak bencana hidrometeorologi.
- Rekayasa cuaca telah dilakukan untuk mengurangi dampak kombinasi hujan dan air pasang, serta 600 pompa disiagakan.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan dini kepada warga Jakarta Utara terkait potensi kenaikan air pasang laut atau banjir rob yang diprediksi akan terjadi esok hari, Jumat (5/12/2025).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah gencar melakukan koordinasi lintas sektor demi memitigasi dampak bencana hidrometeorologi tersebut.
"Sekarang ini pemerintah Jakarta sudah bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dengan Badan Penanggulangan Bencana Pusat, juga dengan BMKG," ujar Pramono di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).
Politisi berusia 62 tahun itu menekankan pentingnya rekayasa cuaca yang telah dilakukan, untuk mencegah banjir yang lebih parah akibat kombinasi hujan dan air pasang.
"Contoh, hari ini, sebenarnya kalau nggak ada pengaturan hujan, karena robnya lagi naik dan puncak rob itu besok pagi, pasti banjirnya lebih parah," jelasnya.
Pramono menyoroti fenomena cuaca yang berubah drastis dari mendung gelap menjadi terang benderang sebagai hasil dari upaya modifikasi tersebut.
"Sekarang yang terjadi adalah kenaikan rob di beberapa tempat, Muara Angke, Martadinata dan sebagainya terjadi. Tetapi curah hujannya, kalau dilihat kemarin mendung, gelap banget, tiba-tiba terang-benderang. Nggak mungkin kalau itu tidak kami lakukan modifikasi," tuturnya.
Strategi modifikasi cuaca ini rencananya tidak hanya dilakukan sesaat, melainkan akan terus berlanjut hingga awal tahun depan sesuai kebutuhan lapangan.
Selain rekayasa cuaca di langit, figur kelahiran Kediri ini memastikan ratusan infrastruktur pengendali banjir di darat telah disiagakan.
Baca Juga: Manchester United Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Terdampak Banjir di Sumatra
"Sekarang, pompa itu yang bergerak kurang lebih 600 pompa lebih lah, yang sedang kami siapkan di tempat-tempat itu," tegasnya.
Kesiapsiagaan ratusan pompa ini diharapkan mampu meredam kekhawatiran warga pesisir, khususnya di wilayah Muara Angke yang kerap menjadi langganan genangan.
"Termasuk ketika rob kemarin naik, orang kan khawatir di Muara Angke. Kan bisa kelihatan bahwa kemudian pompa sudah kami siapkan untuk mengatasi itu," pungkas Pramono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan