- Ratusan korban mendatangi rumah Ayu Puspita di Kayu Putih, Jaktim, Minggu (7/12/2025) akibat dugaan penipuan WO.
- Kapolres Jaktim Kombes Pol Alfian Nurrizal memimpin pengamanan lokasi karena situasi massa sempat memanas.
- Terduga pelaku, Ayu Puspita, diamankan polisi dan penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Utara.
Suara.com - Ratusan korban mendatangi rumah pemilik wedding organizer atau WO, Ayu Puspita di kawasan Kayu Putih, Jakarta Timur, Minggu, 7 Desember 2025.
Aksi tersebut dipicu dugaan penipuan layanan acara dan berujung pada pengamanan terduga pelaku oleh polisi.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Komisaris Besar Polisi Alfian Nurrizal, mengatakan massa yang mencapai 200 orang itu berkumpul di kediaman Ayu Puspita yang berada di Jalan Beton, Kayu Putih.
Polisi langsung bergerak ke lokasi untuk mengantisipasi situasi yang sempat memanas.
“Situasi sempat memanas karena massa menuntut pertanggungjawaban dari pihak wedding organizer,” ujar Alfian kepada wartawan, Senin (8/12/2025).
Melihat jumlah massa terus bertambah, Alfian turun langsung untuk melakukan mediasi antara korban dan terduga pelaku guna mencegah terjadinya tindakan anarkis.
“Upaya ini dilakukan guna meredam emosi massa serta mencegah terjadinya tindakan anarkis,” ujarnya.
Setelah situasi terkendali, polisi kemudian mengamankan Ayu Puspita. Penanganan selanjutnya dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Utara sesuai dengan laporan yang telah masuk sebelumnya.
“Terduga pelaku diamankan dan selanjutnya dibawa untuk dilimpahkan penanganannya ke Polres Metro Jakarta Utara sesuai laporan kasus,” pungkas Alfian.
Baca Juga: Diduga Gelapkan Uang Ganti Rugi Rp5,9 M, Lurah Rawa Burung Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Berita Terkait
-
Diduga Gelapkan Uang Ganti Rugi Rp5,9 M, Lurah Rawa Burung Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
-
Bikin Korban Malu, Pria Ini Ditangkap Usai Jual Tiket BLACKPINK Palsu Seharga Rp5 Juta
-
Tipu Lowongan Kerja Transjakarta, Pria 51 Tahun Raup Rp40 Juta dari 18 Korban
-
Waspada Perbudakan Digital, UPNVJRUPP Gelar Pelatihan untuk Anak Muda
-
Hotman Paris Nilai Laporan Inara Rusli Sulit untuk Dibuktikan, Kok Bisa?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April