Konferensi Nasional Hak atas Pangan dan Gizi 2025. (Suara.com/Safelia)
Baca 10 detik
- Konferensi FIAN Indonesia pada Desember 2025 mengkritik kebijakan pangan Prabowo-Gibran karena mengabaikan HAM dan konstitusi.
- Dr. Herlambang UGM menyoroti proyek strategis tetap berjalan meski ada krisis ekologi dan penanganan bencana kurang memadai.
- Program Makan Bergizi Gratis dikaitkan dengan represi dan penahanan 959 pemuda pasca demonstrasi kenaikan pajak daerah.
Menutup pernyataannya, Herlambang mengajak seluruh elemen gerakan masyarakat sipil untuk menelusuri kembali relasi-relasi yang terputus serta menghidupkan kembali pengetahuan yang hilang sebagai kekuatan perlawanan.
“Saya tidak bisa mengusulkan sesuatu yang langsung berdampak besar, tapi mulailah dari menyisir relasi yang terputus. Karena kita tahu pemerintah tidak sungguh-sungguh berkomitmen menyelamatkan nyawa warganya sendiri,” pungkasnya.
Reporter: Safelia Putri
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Laba Triliunan, Sinyal Tersendat: Paradoks IndiHome di Bawah Raksasa Telekomunikasi
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar