News / Nasional
Jum'at, 12 Desember 2025 | 16:36 WIB
Ilustrasi garis polisi. ANTARA/HO
Baca 10 detik
  • Seorang anak perempuan berinisial A (12 tahun) diduga menikam ibu kandungnya, FS (42), hingga meninggal di Medan Sunggal pada Rabu (10/12) subuh.
  • Dugaan motif utama pelaku melakukan tindakan fatal tersebut adalah karena sakit hati setelah ditegur keras oleh korban sehari sebelumnya.
  • Pelaku, siswi kelas 6 SD, telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Unit PPA Polrestabes Medan dengan pendampingan khusus.

Kejanggalan kasus ini semakin diperkuat oleh fakta baru yang diungkap polisi. Kanit PPA Polrestabes Medan, Iptu Dearma Sinaga, mengonfirmasi bahwa pelaku ternyata masih seorang siswi SD.

"SD kelas 6," katanya, meluruskan informasi simpang siur sebelumnya yang menyebut pelaku sudah SMP.

Ironi yang menyayat hati semakin terasa saat jejak digital keluarga ini terungkap. Akun TikTok milik korban, Faizah Soraya, mendadak viral.

Di dalamnya, tersimpan kenangan video-video kebersamaan keluarga yang tampak harmonis. Salah satu video yang paling disorot adalah konten saat Faizah dan A asyik membuat tutorial make-up bersama lima tahun lalu.

Potret ibu dan anak yang ceria itu kini menjadi kontras yang tragis dengan kenyataan pahit yang terjadi.

Saat ini, A telah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan intensif di Unit PPA Polrestabes Medan. Mengingat usianya yang masih di bawah umur, proses pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan khusus.

"Pelaku sudah dibawa ke Polrestabes Medan, masih dalam pendalaman," jelas Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto.

Load More