- Kebakaran hebat pada Senin (15/12/2025) di Pasar Induk Kramat Jati menghanguskan sekitar 350 kios pedagang.
- Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari toko plastik yang menyimpan material mudah terbakar seperti karbit.
- Kerugian ditaksir mencapai Rp10 miliar; pengelola menyiapkan relokasi sementara bagi ratusan pedagang terdampak.
Berkat respons cepat tersebut, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 08.00 WIB.
6. Pedagang Alami Kerugian Besar, Barang Baru Datang
Banyak pedagang harus menelan pil pahit karena barang dagangan yang baru saja mereka stok ludes terbakar. Seorang pedagang menuturkan kesedihannya karena musibah terjadi tepat saat ia baru saja mengisi kiosnya.
"Iya rugi, ini kebetulan baru buka, dagangan baru datang, terus kebakaran," ungkap Heri, salah satu pedagang di lokasi.
7. Relokasi Sementara Disiapkan Pengelola
Menyikapi nasib 350 pedagang yang kehilangan tempat usaha, pengelola Pasar Induk Kramat Jati menyiapkan skema relokasi.
Kepala Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun, menyatakan pihaknya menargetkan tempat penampungan sementara siap dalam tiga hari agar pedagang bisa kembali beraktivitas.
"Lokasinya di sebelah selatan gudang pengelola. Di situ cukup untuk menampung mereka sambil menunggu tempatnya akan kita lakukan perbaikan," ujarnya.
8. Pemprov DKI Bentuk Tim Investigasi
Baca Juga: Aroma Hangus Masih Tercium, Pedagang Tetap Jualan di Puing Kios Pasar Induk Kramat Jati
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan mengusut tuntas insiden ini. Sebuah tim investigasi gabungan akan segera dibentuk untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan merumuskan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
9. Kerugian Ditanggung Asuransi, Pemprov Tawarkan Bantuan Modal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kerugian pedagang akan ditanggung oleh asuransi. Namun, asuransi tersebut hanya menanggung perbaikan fisik bangunan atau kios.
Menyadari hal itu, Pramono menawarkan solusi bantuan modal dengan memfasilitasi akses kredit dari Bank Jakarta bagi para pedagang yang membutuhkan dana untuk memulai kembali usahanya.
Berita Terkait
-
Aroma Hangus Masih Tercium, Pedagang Tetap Jualan di Puing Kios Pasar Induk Kramat Jati
-
Asuransi Kebakaran Kramat Jati Hanya Tanggung Bangunan, Pramono Buka Akses Modal Lewat Bank Jakarta
-
Pemprov DKI Jamin Relokasi Cepat untuk 121 Pedagang Kramat Jati
-
Kerugian Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Ditanggung Asuransi, Pramono Pastikan Pasokan Pangan Aman
-
Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Hanguskan 350 Kios, Kerugian Capai Rp10 Miliar
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
Terkini
-
Dulu Terpisah dan Naik Motor, Kini Wawan Bahagia Boyong Keluarga Mudik Gratis ke Tegal
-
Posko Kemnaker Kebanjiran Aduan, Hampir 1.000 Kasus Perusahaan Belum Bayar THR Lebaran
-
Donald Trump dan Israel Bahas Perluasan Operasi Darat di Lebanon Selatan, Singgung Hizbullah
-
Alami Luka Bakar 20 Persen, Kemenkes Pastikan Seluruh Biaya Pengobatan Andrie Yunus di RSCM Gratis
-
Bocor! Surat Rahasia Hamas ke Mojtaba Khamenei: Negara-negara Arab Mengkhianati Palestina
-
Sebut Negara Gagal, Donald Trump Sesumbar Bisa Lakukan Apa Saja pada Kuba
-
Menteri PPPA Beberkan Standar Transportasi Ramah Perempuan dan Anak Saat Mudik Lebaran 2026
-
BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 Triliun
-
Update Kondisi Andrie Yunus: Luka Bakar 20 Persen, Penglihatan Mata Kanan Terganggu
-
Lepas 744 Bus di Monas, Pramono Anung Sebut Peserta Mudik Gratis Naik 34 Persen