- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan kepastian kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta untuk tahun 2026.
- Pemprov DKI Jakarta akan bertindak sebagai penengah objektif dalam penetapan UMP antara kepentingan buruh dan pengusaha.
- Pramono telah menginstruksikan rapat pembahasan segera, menargetkan penetapan UMP 2026 lebih cepat dari tanggal 24 Desember.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membawa kabar segar bagi para pekerja di Ibu Kota terkait nasib Upah Minimum Provinsi atau UMP tahun 2026.
Pramono secara tegas memastikan bahwa besaran UMP Jakarta akan mengalami kenaikan pada tahun depan.
"Ya pasti ada kenaikan, karena alpha-nya kan ada, dan memang harus ada kenaikan. Menyesuaikan hitungannya kan, bagaimana terhadap inflasi, terhadap pertumbuhan ekonomi dan sebagainya. Kita sedang mempersiapkan diri untuk itu," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Lebih lanjut, mantan Sekretaris Kabinet ini menekankan posisi krusial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam polemik penetapan upah yang kerap terjadi setiap tahun.
Pramono berkomitmen bahwa pemerintah daerah akan menempatkan diri sebagai penengah yang objektif tanpa memihak salah satu sisi secara membabi buta.
"Pemerintah DKI Jakarta akan menjadi juri yang adil bagi buruh dan juga pengusaha," ujarnya.
Guna mempercepat proses tersebut, Pramono telah menginstruksikan jajarannya untuk segera menggelar rapat pembahasan tanpa harus menunggu waktu lama.
Menurutnya, angka kisaran atau range kenaikan upah sudah tersedia dan tinggal disepakati titik temunya.
"Saya sudah meminta untuk segera diadakan rapat. Kami tidak boleh terlambat, kami akan mendahului untuk menetapkan UMP-nya. Karena memang angkanya kan sudah ada range-nya, sehingga dengan demikian tinggal di range itulah dicari jalan keluar antara pengusaha dengan buruh," jelasnya.
Baca Juga: Harap Bersabar, Pemerintah Umumkan UMP 2026 Paling Lambat 24 Desember
Terkait target penyelesaian penetapan UMP yang biasanya dipatok pemerintah pusat pada tanggal 24 Desember, Pramono optimis DKI Jakarta mampu mengetok palu keputusan upah minimum lebih awal dari tenggat waktu yang ditentukan.
"Bismillah, Jakarta selesai lebih dari itu, lebih cepat," katanya.
Berita Terkait
-
Harap Bersabar, Pemerintah Umumkan UMP 2026 Paling Lambat 24 Desember
-
Pemerintah Naikkan Rentang Alpha Penentuan UMP Jadi 0,5 hingga 0,9, Ini Alasannya
-
UMP Jakarta 2026 Naik Berapa Persen? Analisis Lengkap Formula Baru hingga Kejutan Menaker
-
Serikat Pekerja: Rumus UMP 2026 Tidak Menjamin Kebutuhan Hidup Layak
-
Serikat Pekerja Ajukan Tiga Tuntutan Perbaikan Rumus UMP 2026
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan di Tengah Transisi Kepemimpinan
-
Pembangunan Huntara Terus Dikebut, 4.263 Unit Rampung di 3 Provinsi Terdampak Bencana
-
Prabowo Temui Sejumlah Tokoh yang Disebut Oposisi di Kertanegara, Bahas Korupsi hingga Oligarki
-
DLH DKI Pastikan RDF Plant Rorotan Beroperasi Aman, Keluhan Warga Jadi Bahan Evaluasi
-
Wamensos Agus Jabo Tekankan Adaptivitas Siswa Sekolah Rakyat Hadapi Perubahan Zaman
-
Belum Jadi Kader Resmi, Jokowi Disebut Sudah Ajak Relawannya untuk Masuk PSI
-
PDIP Sarankan Beberapa Langkah untuk Respons Merosotnya IHSG dan Mundurnya Pejabat BEI-OJK
-
Kunjungi SRMP 1 Deli Serdang, Gus Ipul Pastikan Sekolah Rakyat Ramah Disabilitas
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Sesuai Arahan Presiden, Gus Ipul Serahkan Santunan Ahli Waris Korban Banjir Deli Serdang