- Gubernur DKI Jakarta menjamin penetapan UMP 2026 mengikuti aturan pusat tentang formulasi penghitungan upah.
- Penetapan UMP Jakarta dijadwalkan harus sudah final sebelum tanggal 24 Desember sesuai regulasi PP.
- Pembahasan UMP tahun ini sengaja dipindahkan dari Balai Kota untuk meminimalisir keramaian diskusi tripartit.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan sinyal terang terkait progres penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta untuk tahun 2026.
Mantan Sekretaris Kabinet ini memastikan bahwa tenggat waktu penetapan upah tersebut akan mengikuti aturan pemerintah pusat.
Ia menyebut regulasi teknis terkait formulasi penghitungan upah sudah ditandatangani langsung oleh Presiden.
"Ya kan sudah ada PP yang mengatur mengenai itu yang ditandatangani oleh Bapak Presiden. Alfanya itu sudah ditetapkan 0,5 sampai dengan 0,9. Waktunya sudah ditetapkan tanggal 24 Desember," ujar Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Menariknya, Pramono mengambil langkah tak biasa dengan memindahkan lokasi pembahasan UMP tahun ini ke luar kantornya.
Gedung Balai Kota DKI Jakarta yang biasanya menjadi saksi panasnya perdebatan tripartit kali ini tidak dipilih sebagai tempat negosiasi.
Keputusan ini diambil secara sadar untuk meminimalisir hiruk-pikuk yang kerap mewarnai rapat dewan pengupahan.
"Memang kali ini pembahasan tidak dilakukan di Balai Kota. Kenapa tidak dilakukan di Balai Kota? Supaya antara buruh, pengusaha, dan pemerintah bisa lebih tenang untuk membahas," jelas Pramono.
Pemilihan lokasi netral ini diharapkan mampu menjembatani kepentingan buruh dan pengusaha dengan kepala dingin tanpa tekanan massa.
Baca Juga: Pramono Anung soal WFA Akhir Tahun: Pelayanan Publik Tetap Jalan, Petugas Frontline Wajib Masuk
Meski tidak dilakukan di pusat pemerintahan daerah, Pramono menjamin proses pembahasan tetap berjalan intensif.
Ia pun menargetkan angka final kenaikan upah buruh di Jakarta sudah bisa diputuskan sebelum perayaan Natal.
Optimisme tersebut didasari pada acuan regulasi yang sudah menetapkan variabel alpha dan batas waktu yang jelas.
"Saya yakin, mudah-mudahan sebelum tanggal 24 sudah final. Seperti yang diatur dalam PP tersebut," pungkas Pramono.
Berita Terkait
-
Pramono Anung soal WFA Akhir Tahun: Pelayanan Publik Tetap Jalan, Petugas Frontline Wajib Masuk
-
Tak Cuma Halau Banjir Rob, Pramono Anung Mau Sulap Tanggul Ancol Jadi Spot Wisata Baru
-
Pemprov DKI Hibahkan Gedung YLBHI, Pramono Anung: Akses Keadilan Warga Tidak Mampu
-
10 Gedung di Jakarta Kena SP1 Buntut Kebakaran Maut Terra Drone, Lokasinya Dirahasiakan
-
Pramono Anung: 10 Gedung di Jakarta Tidak Memenuhi Syarat Keamanan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM