- PT JTT menghentikan rekayasa lalu lintas contraflow di Tol Jakarta-Cikampek KM 55-KM 65 pada Kamis (25/12/2025) sore.
- Penghentian ini dilakukan berdasarkan diskresi kepolisian sebab kepadatan parah puncak arus libur Natal telah terurai.
- Lonjakan signifikan kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-1 Natal tercatat mencapai 201.257 kendaraan meninggalkan area tersebut.
Suara.com - Pengendara yang melintasi ruas Tol Jakarta-Cikampek akhirnya bisa bernapas lega. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) secara resmi menghentikan rekayasa lalu lintas contraflow yang diberlakukan dari KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek pada Kamis (25/12/2025) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.
Langkah ini diambil setelah kepadatan parah yang terjadi selama puncak arus libur Natal 2025 berhasil terurai. Penghentian sistem lawan arah ini dilakukan atas diskresi penuh dari pihak kepolisian.
Melansir Antara, VP Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Kamis (25/12/2025), mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas yang kembali normal.
Dengan dihentikannya contraflow, arus kendaraan di salah satu tol tersibuk di Indonesia itu kini telah lancar di kedua arah.
Meski kondisi telah membaik, PT JTT tetap mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan.
Pengendara diminta mempersiapkan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.
Penghentian contraflow ini menandai berakhirnya puncak arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan terjadi lonjakan volume lalu lintas yang signifikan pada H-1 libur Natal 2025.
Data Jasa Marga mencatat, Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menjadi saksi bisu eksodus warga menuju arah Trans Jawa.
Baca Juga: Arus Japek Membeludak saat Libur Natal, Rekayasa Contraflow Diperpanjang hingga KM 65!
Sebanyak 61.023 kendaraan melintas di gerbang tol ini, sebuah angka yang menunjukkan peningkatan drastis sebesar 113,70 persen jika dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 28.556 kendaraan.
Lonjakan serupa juga terjadi di GT Kalihurip Utama bagi kendaraan yang menuju Bandung. Tercatat 45.644 kendaraan melintas, atau meningkat 67,66 persen dari lalu lintas normal yang hanya 27.224 kendaraan.
“Pada H-1 Libur Natal 2025 Jasa Marga mencatat peningkatan yakni sebanyak 201.257 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada Rabu sore hingga Kamis pagi. Ini menjadi puncak arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek, dengan jumlah total kendaraan lebih tinggi dari hari Sabtu, 20 Desember 2025 (189.371 kendaraan)," kata Rivan.
Tingginya angka tersebut menunjukkan masifnya mobilitas masyarakat yang serentak meninggalkan Jabotabek untuk merayakan Natal bersama keluarga di kampung halaman atau berlibur.
Berita Terkait
-
Arus Japek Membeludak saat Libur Natal, Rekayasa Contraflow Diperpanjang hingga KM 65!
-
Antrean Mengular, Polisi Siapkan Buka-Tutup Rest Area KM 57 Tol Jakarta - Cikampek
-
Tren Kenaikan Arus Lalu Lintas di Ruas Regional Nusantara, Tol Jogja-Solo Naik 37 Persen
-
Polri Akan Terapkan Contraflow di Tol Favorit Selama Libur Nataru! Berikut Titik dan Jadwalnya
-
Proyek Jalan Tol Japeksel Capai 90 Persen, Jakarta-Bandung Bisa Jadi 45 Menit
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi