- Hujan deras disertai angin kencang melanda Jakarta Pusat pada Kamis malam (25/12/2025), mengakibatkan kerusakan serius pada puluhan pohon.
- Total 20 pohon dilaporkan rusak antara pukul 18.30 hingga 01.30 dini hari, menyebabkan dampak pada lalu lintas dan fasilitas publik.
- Sudin Tamhut Jakarta Pusat mengerahkan sekitar 80 personel dan berkolaborasi dengan instansi lain untuk evakuasi pohon.
Suara.com - Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Jakarta Pusat pada Kamis (25/12/2025) malam.
Peristiwa alam tersebut mengakibatkan puluhan pohon di berbagai titik mengalami kerusakan serius, mulai dari patah dahan hingga tumbang sepenuhnya ke jalan.
Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Pusat, Mila Ananda, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.
Mila menjelaskan bahwa laporan mengenai kerusakan pohon tersebut mulai masuk ke pusat data sejak petang hari.
"Ada 20 kejadian pohon. Mulai terima berita sekitar pukul 18.30 sampai dengan 1.30 dini hari tanggal 26 Desember 2025," ujar Mila Ananda saat dikonfirmasi, Jumat (26/12/2025).
Berdasarkan data rekapitulasi, beberapa titik krusial yang terdampak meliputi Jalan Merdeka Selatan, Jalan Tanah Abang I, Jalan Kebon Sirih, Jalan Merdeka Barat, hingga Jalan Wahidin 2.
Insiden ini tidak hanya menghambat lalu lintas, tetapi juga merusak fasilitas publik seperti tiang lampu penerangan jalan di depan Kantor BSI Tower dan gerbang utama Kantor Walikota Jakarta Pusat.
Bahkan, pohon tumbang di Jalan Kebon Sirih tercatat menimpa tiga unit kendaraan bermotor, satu kabel listrik, hingga fasilitas halte busway.
Mila rincikan bahwa separuh dari total laporan merupakan pohon yang roboh hingga ke akar, sementara sisanya mengalami patah bagian atas.
Baca Juga: Ammar Zoni Jalani Sidang Lanjutan, Saksi Beberkan Temuan Narkotika di Sel Tahanan
"20 pohon tersebut, 10 pohon diantaranya tumbang dan 10 pohon lainnya sempal (patah batang atau cabang)," ungkap Mila.
Dalam upaya mempercepat pembersihan area terdampak agar mobilitas warga tidak terganggu, pihak Sudin Tamhut mengerahkan kekuatan penuh.
Pengerjaan evakuasi batang pohon yang melintang di jalanan dilakukan secara kolaboratif bersama berbagai instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Pusat.
"Tim Sudin Tamhut Jakarta Pusat dibantu beberapa unsur seperti PPSU Kelurahan, Damkar, Satpol PP dan Sudin Perhubungan," jelas Mila.
Proses penanganan darurat ini melibatkan puluhan personel lapangan yang memiliki spesialisasi dalam pemangkasan dan evakuasi pohon.
Jumlah petugas tersebut belum termasuk bantuan dari personel gabungan lain yang turut bahu-membahu di lokasi kejadian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban
-
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki
-
Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!
-
TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI
-
Brimob Polda Metro Jaya Masih Berjaga di Markas Judi Online Hayam Wuruk Jakarta Barat
-
Kemnaker Dorong Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tuli
-
Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah
-
JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak
-
Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan
-
PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai