- Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membentuk Satgas Pemulihan Pascabencana yang berkantor di Aceh untuk memangkas birokrasi.
- Melalui inisiatif ini, Satgas DPR berhasil mendorong tambahan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Aceh sebesar Rp1,63 triliun.
- Pengawasan langsung Dasco di lapangan turut memengaruhi Presiden Prabowo untuk lebih progresif dalam membuka bantuan asing dan percepatan pembangunan hunian.
Gebrakan Dasco tidak hanya berhenti pada urusan administratif. Melalui fungsi pengawasan anggaran yang melekat pada DPR, Dasco melakukan tekanan positif agar kapasitas keuangan daerah Aceh yang terkuras habis akibat bencana segera dipulihkan.
Hasilnya, Dasco berhasil mendorong usulan tambahan dana bagi Aceh sebesar Rp1,63 triliun melalui mekanisme Dana Alokasi Khusus (DAK).
Anggaran ini sangat krusial mengingat skala kerusakan di Aceh dan Sumatera yang sangat luas.
Dana tambahan tersebut diproyeksikan untuk mengembalikan stabilitas fiskal daerah agar pelayanan publik bisa kembali berjalan normal.
Keberhasilan ini mengukuhkan peran Satgas DPR bukan sekadar sebagai pemantau, melainkan sebagai eksekutor solusi finansial bagi daerah terdampak.
3. Akselerasi Huntara dan Huntap via Danantara
Efektivitas kerja Satgas bentukan Dasco ini bersinergi dengan instruksi tegas Presiden Prabowo Subianto.
Di hadapan 10 menteri dan 15 Direktur Utama BUMN yang diboyong ke Aceh, Presiden menekankan bahwa kehadiran negara harus dirasakan melalui eksekusi nyata, bukan sekadar kunjungan kerja.
“Pejabat datang bukan untuk sekadar melihat, tapi untuk mengambil keputusan cepat di lapangan. Kita datang untuk tahu masalah dan langsung eksekusi," ujar Prabowo dengan tegas.
Baca Juga: Ketika Jalan di Sumatra Kembali Terbuka
Presiden juga memberikan target kepada Danantara untuk segera menuntaskan pembangunan 15.000 Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) dalam waktu singkat.
Skema pembangunan ini harus tuntas dalam waktu tiga bulan, sebuah target ambisius yang hanya bisa dicapai jika pengawasan di lapangan dilakukan secara ketat seperti yang dijalankan oleh Satgas DPR pimpinan Dasco.
4. Mewujudkan Kehendak Rakyat di Jantung Serambi Mekkah
Secara diam-diam namun efektif, Dasco dinilai sukses mewujudkan kehendak rakyat agar negara hadir secara utuh dan nyata di daerah bencana.
Dengan berkantor di Aceh, Satgas DPR dapat memastikan setiap rupiah dari kenaikan anggaran yang kini mencapai Rp60 triliun benar-benar sampai ke tangan masyarakat yang berhak.
Sikap Prabowo yang sebelumnya sempat menutup diri dari bantuan asing di kunjungan awal, kini berubah total dengan menyatakan membuka diri seluas-luasnya untuk dukungan internasional.
Perubahan arah kebijakan ini mendapat dukungan luas dari publik Aceh, karena dianggap sebagai langkah paling rasional untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan infrastruktur.
Melalui pengawasan langsung dari jantung Serambi Mekkah, pemulihan Aceh kini bukan lagi sekadar wacana yang dibahas di ruang-ruang rapat ber-AC di Jakarta.
Berita Terkait
-
Ketika Jalan di Sumatra Kembali Terbuka
-
Aceh Tamiang Bergembira, Akses Jalan dan Jembatan Kembali Dibuka
-
Pelan-pelan Sembuh: Catatan Pemulihan Akses di Sumatera
-
Danantara Siap Gas 5 Proyek Hilirisasi Rp 100 Triliun, Mulai Dibangun Februari
-
Pulihnya Akses Penghubung, Hidupkan Harapan Aceh dan Sumatra
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar
-
Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah