- Prabowo sebut Indonesia bisa makmur jika para pemimpin bersatu dan bekerja sama.
- Persatuan tidak berarti semua partai harus masuk ke dalam kabinet pemerintahan.
- Presiden secara terbuka dukung Pramono Anung dari PDI-P jadi Gubernur DKI.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meyakini Indonesia dapat menjadi negara yang lebih makmur jika para pemimpinnya mau bersatu dan bekerja sama. Namun, ia menegaskan bahwa persatuan tidak berarti semua pihak harus masuk ke dalam kabinet.
Hal ini disampaikannya dalam pidato di Perayaan Natal Nasional di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin (5/1/2026).
"Negara kita hebat, negara kita kaya, dan bisa lebih makmur lagi, asal pemimpin-pemimpinnya bersatu dan bekerja sama," kata Prabowo.
Ia secara spesifik mencontohkan posisi PDI Perjuangan yang memilih berada di luar pemerintahan. Menurut Prabowo, meskipun berbeda posisi, kerja sama untuk kepentingan bangsa tetap dapat terjalin.
"Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI Perjuangan boleh di luar, tapi kerja sama," ujarnya.
Sebagai bentuk konkret dukungannya, Presiden Prabowo bahkan secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Pramono Anung untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul," kata Prabowo, mengisyaratkan bahwa kerja sama lintas politik tetap menjadi prioritasnya demi kemajuan bangsa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina