- Presiden Prabowo Subianto meminta para pengkritik melihat dampak positif program makan bergizi gratis (MBG) kepada anak sekolah.
- Dalam retret di Hambalang, Prabowo menayangkan video keberhasilan MBG yang kini sangat dinantikan oleh masyarakat luas.
- Program MBG yang dimulai 6 Januari 2025 telah mencapai keberhasilan 99,99 persen dengan 55 juta penerima.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto meminta para pengkritik, pengejek program makan bergizi gratis (MBG) melihat anak-anak sekolah yang merasakan manfaat dan dampak dari program tersebut.
Prabowo tidak habis pikir bila program yang ia nilai baik untuk anak-anak Indonesia itu justru mendapat nyinyiran.
Melalui taklimat dalam retret di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Prabowo menayangkan cuplikam video yang menggambarkan anak-anak sekolah dari berbagai wilayah sedang menyantap MBG.
"Saya tidak paham manusia macam mana yang tidak tergerak hatinya melihat anak-anak seperti itu? Saya tidak paham. Hei orang-orang pinter. Hei orang-orang pinter yang ngejek. Lihat lah dengan mata dan hatimu rakyat kita, anak-anak itu," kata Prabowo, Selasa (6/1/2026).
Sebelum video ditayangkan, Prabowo memaparkan tentang keberhasilan program yang ia canangkan. Meski begitu, Prabowo masih heran ada pakar yang justru mengejek dan pesimis terhadap program MBG.
"Walaupun begitu banyak pakar yang mengejek saya dan tim saya menyinyir. Mereka katakan MBG pasti gagal. Tapi kita buktikan kepada mereka MBG berhasil.
"MBG dinantikan oleh semua rakyat. Bahkan sekarang saya repot, saya sedih kalau saya ke daerah-daerah anak-anak panggil saya, teriak saya, 'Pak kapan kami terima MBG?' Dan kita lihat video klip bagaimana kendaraan MBG datang, rakyat menunggu menyambut," kata Prabowo.
Genap satu tahun pelaksanaan program MBG yang dimulai 6 Januari 2025, total ada 55 juta penerima manfaat. Prabowo menyadari tentu ada kekurangan dalam pelaksanaan program tersebut.
"Apakah ada kekurangan? Ada. Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan. Apakah ada penyimpangan? Pasti. Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan dan penyimpangan," kata Prabowo.
Baca Juga: Bicara MBG, Prabowo Kutip Pesan Bung Karno: Perut Lapar Tak Bisa Tunggu
Prabowo mengatakan keberhasilan program MBG saat ini mencapai 99,99 persen.
"Tapi kita bersyukur bahwa kalau kita pelajari dengan objektif statistik boleh dikatakan bahwa kita 99,99 persen berhasil. Jadi tentunya kita harapkan zero defect. Itu yang harus kita capai. Tidak kita puas. Dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi," kata Prabowo.
"Dan alhamdulillah kita sudah mengatasi dan kita sedang atasi terus. Langkah demi langkah pengawasan demi pengawasan langkah-langkah pengamanan terus kita lakukan. Tapi intinya adalah bahwa kita intervensi," sambung Prabowo.
Berita Terkait
-
Bicara MBG, Prabowo Kutip Pesan Bung Karno: Perut Lapar Tak Bisa Tunggu
-
Momen Jenaka di Retret Hambalang: Prabowo Minta Koalisi Awasi Terus Cak Imin, Kenapa?
-
Prabowo ke Kabinet: Kalau Orang Jahat Mengejek Kita, Berarti Kita Benar
-
Bakal Ada Evaluasi Besar-besaran? Ini Bocoran Retret Kabinet di Hambalang
-
Taklimat Prabowo di Retret Hambalang: Singgung Evaluasi Kerja 2025 dan Sasaran ke Depan
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina