Darmaningtyas memberikan catatan bahwa hasil survei adalah subyektif berbasis moda, sehingga perspektif antar moda sesungguhnya tidak dapat diperbandingkan. Darmaningtyas juga menyampaikan kritik lamanya pengaturan angkutan barang pada masa Nataru yang berpengaruh pada antrean angkutan barang yang panjang di pelabuhan penyeberangan.
Agus Pambagio selaku Pengamat Kebijakan Publik mengamini bahwa kebijakan pengaturan angkutan barang di penyeberangan perlu diperbaiki. Aspek keselamatan perlu menjadi perhatian dan diantisipasi, khususnya pada angkutan darat, sementara Direktorat Keselamatan di Ditjen Hubdat justru dihilangkan.
Manajemen lalu lintas di rest area juga perlu diperhatikan, untuk meminimalisir kepadatan di jalan tol. Perlu ada manifest penumpang pada moda bus sebagai basis data untuk perencanaan kebijakan.
Sebagai penutup Agus menyampaikan bahwa media sosial memiliki peran besar dalam mempengaruhi pelaku perjalanan yang berpotensi menyebabkan over prediksi volume perjalanan.
Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit, M.Sc., IPU., APEC.Eng, Guru Besar Transportasi dari Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (DTSL) FT UGM menyampaikan bahwa format survei perlu distandarkan sehingga dapat diperbandingkan antar tahun.
Secara metodologis terdapat perbedaan pendekatan berbasis objective view (performace) dan subjective view (perspektif) yang perlu digabungkan untuk menghasilkan kesimpulan yang paripurna, misalnya apakah benar capaian kinerja tinggi akan selaras dengan efisiensi sistem.
Perlu juga dilakukan disagregasi hasil survei berbasis karakteristik responden serta passenger journey dari rumah ke tujuan (touch point, pain point), untuk melihat bagian kritis dari perjalanan. Dapat pula dilakukan analisis survei perspektif dan social listening dengan data mining sebagai proses verifikasi.
Sebagai penutup, Danang menyampaikan perlunya narasi ke media yang lebih agresif, karena belum semua kebijakan dirasakan oleh masyarakat.
Rilis hasil survei dilaksanakan di Ruang Auditorium Pasca Sarjana UGM Lantai 5, serta secara online melalui zoom meeting.
Baca Juga: Kemenperin Siapkan Skema Pemulihan IKM Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh
Acara dihadiri oleh para stakeholder dari Kementerian Perhubungan, operator simpul transportasi (bandara, stasiun, terminal), kepolisian, akademisi dan media massa.
Hasil survei ini diharapkan menjadi basis evaluasi bagi pemerintah dan operator transportasi untuk mempersiapkan momentum mudik Lebaran 2026 agar tetap memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi masyarakat. ***
Berita Terkait
-
Kemenperin Siapkan Skema Pemulihan IKM Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh
-
Diskon Rame Rame ShopeeFood, Pertumbuhan Penjualan UMKM Capai Lebih dari 3,5x Lipat pada 2025
-
La Suntu Tastio, UMKM Binaan BRI yang Angkat Tradisi Lewat Produk Tas Tenun
-
Pemerintah Susun Standar Nasional Baru Pelatihan UMKM dan Ekraf
-
UMKM Terdampak Banjir Sumatera Dapat Klaim Asuransi untuk Pemulihan Usaha
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Iran Mengamuk Siap Hukum Israel yang Nekat Bombardir Lebanon Saat Gencatan Senjata
-
Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi
-
Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi
-
CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua
-
Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut
-
Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci
-
Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?
-
Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan
-
Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO
-
Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif