- Kebakaran melanda sebuah lapak di Jalan Kebon Jeruk Raya, Jakarta Barat, dilaporkan pada Selasa (13/1/2026) dini hari.
- Dinas Gulkarmat mengerahkan 12 unit mobil pemadam dan 60 personel untuk memadamkan api yang dilaporkan pukul 05.33 WIB.
- Api berhasil dilokalisir pukul 05.50 WIB dan dipadamkan total pada 06.36 WIB; dugaan penyebabnya arus pendek.
Suara.com - Peristiwa kebakaran melanda sebuah lapak di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa (13/1/2026) pagi.
Insiden yang menghanguskan bangunan rendah tersebut tepatnya berlokasi di Jalan Kebon Jeruk Raya RT 04 RW 02, Jakarta Barat.
Informasi dari Command Center Dinas Gulkarmat DKI Jakarta menyebutkan bahwa laporan musibah ini diterima petugas sekitar pukul 05.33 WIB.
Seorang warga nekat mendatangi langsung Pos Kebon Jeruk Lama untuk melaporkan amukan si jago merah yang mulai tak terkendali.
Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api diketahui sudah membumbung tinggi saat warga baru saja dari tidurnya.
"Sekitar pukul 05.25 WIB, menurut saksi awal mula melihat api sudah besar di saat baru bangun tidur, dari lapak sebelah belakang. Sempat ada upaya pemadaman dengan air seadanya, karena semakin besar kemudian datang melapor ke Pos Kebon Jeruk Lama," papar informasi tertulis dari Command Center Dinas Gulkarmat DKI Jakarta.
Menanggapi laporan darurat tersebut, petugas langsung mengerahkan sebanyak 12 unit mobil pemadam dengan kekuatan 60 personel ke lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran tiba di titik lokasi pada pukul 05.39 WIB dan segera melakukan operasi pemadaman secara intensif.
Dugaan sementara penyebab kebakaran yang melumat lapak tersebut dipicu oleh adanya fenomena listrik atau arus pendek.
Baca Juga: Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
Upaya pemadaman mulai menunjukkan hasil saat petugas berhasil melokalisir perambatan api pada pukul 05.50 WIB.
Setelah melewati tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa, seluruh operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 06.36 WIB.
Saat ini situasi di lokasi kejadian sudah dipastikan kondusif dan menyandang status hijau atau padam sepenuhnya.
Berita Terkait
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Reza Arap Panik Selamat Diri dari Kebakaran Resor, Bisa-bisanya Ada yang Minta Foto
-
Rumah Bedeng di Tanjung Duren Terbakar, 13 Unit Damkar Dikerahkan
-
Kebakaran Rumah Kosong di Jagakarsa Saat Warga Sambut Tahun Baru 2026
-
Sarinah Kebakaran di Area Fasad pada Minggu Malam, Tetap Beroperasi?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
-
Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel
-
Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026
-
3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik
-
Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
-
6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat
-
Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus
-
Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara