-
Peristiwa dugaan kebocoran gas di PT Antam Pongkor memicu ingatan publik akan sejarah kelam pertambangan liar yang melibatkan puluhan ribu pendatang dari berbagai penjuru Nusantara demi mencari peruntungan butiran emas.
-
Willy, mantan tokoh penambang liar, mengungkap bahwa puluhan ribu gurandil dahulu menguasai Gunung Pongkor hingga mampu mengalahkan operasional resmi Antam melalui kekuatan massa yang besar serta konflik fisik yang mencekam.
-
Meskipun meraup penghasilan fantastis hingga ratusan juta rupiah per hari, Willy menyesali masa lalunya karena uang tersebut habis untuk hura-hura tanpa bekas serta telah merusak kelestarian alam Gunung Pongkor.
Secara personal, Willy mengaku bisa mengantongi uang tunai dalam jumlah fantastis. Di era tahun 1997-2002, saat harga emas masih berkisar Rp100.000 per gram, ia sudah menjadi "sultan".
"Di zaman itu tahun 97 sampai 2002 itu emas masih beriisaran 100 ribu. Sehari 20 juta, sama dengan 200 juta per hari (2022)," jelas dia.
Jika dikonversi dengan harga emas hari ini (15 Januari 2026) yang menyentuh angka Rp2.675.000 per gram, nilai kekayaan yang berputar di sana sungguh tak terbayangkan.
Namun, uang panas tidak pernah membawa ketenangan. Willy menutup kisahnya dengan sebuah penyesalan mendalam. Harta yang didapat dengan cara merusak alam dan melawan hukum, habis begitu saja tanpa bekas.
"Hanya hura-hura, yang ga punya arah. Dulu saya perusak, sekarang memperbaiki," tutup dia dengan nada penuh penyesalan.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Buntut Kasus Aurelie Moeremans, Komisi XIII DPR Akan Gelar Rapat Gabungan Bahas 'Child Grooming'
-
Nikita Willy Akui Pernah Minta Ganti Lawan Main, Benarkah Aurelie Moeremans?
-
Said Iqbal Kritik Keras Dedi Mulyadi: Jangan Jawab Kebijakan Upah Buruh dengan Konten Medsos!
-
ANTAM Bantah Kabar Ledakan Tambang: Hoaks!
-
PT Antam Tegas Bantah Isu 700 Penambang Terjebak Gas Beracun di Nanggung Bogor
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis