- Konflik di SMKN 3 Tanjab Timur dipicu dugaan guru dihina, namun siswa mengklaim dipicu hinaan 'miskin'.
- Insiden berlanjut dengan aksi guru menampar siswa dan pengeroyokan yang berujung guru mengacungkan celurit.
- Setelah mediasi resmi digelar, sekolah dihentikan sementara dan nasib guru yang bersangkutan sedang dievaluasi.
"Setelah mediasi itu, saya diajak komite ke kantor. Di saat itulah terjadi pengeroyokan," ucapnya.
Akibatnya, ia mengaku mengalami memar di badan dan pipi.
5. Aksi Acungkan Celurit untuk Gertakan
Puncak ketegangan terjadi sore harinya. Agus mengklaim para siswa terus mengancam hingga melemparinya dengan batu.
Dalam kondisi terdesak, ia mengambil celurit yang ada di sekolah dan mengacungkannya, seperti yang terekam dalam video viral. Ia menegaskan aksi itu murni untuk gertakan agar para siswa bubar.
"Kebetulan kami itu SMK pertanian, memang kayak cangkul dan celurit lainnya memang tersedia di kantor. Kenapa saya memakai itu? Agar mereka bubar, tidak ada niat lain saya untuk itu. Pada kenyataannya mereka juga tidak bubar, malah melempari saya dengan batu," tuturnya.
6. Mediasi Resmi Digelar, Guru Terlibat Justru Mangkir
Pihak kepolisian bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jambi akhirnya menggelar mediasi resmi untuk menyelesaikan konflik.
Namun, dalam mediasi yang dihadiri oleh berbagai unsur mulai dari TNI hingga kejaksaan ini, Agus Saputra justru tidak hadir. Diketahui ini adalah kali kedua ia mangkir dari undangan mediasi.
Baca Juga: DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
"Kami berupaya mencari solusi terbaik bagi semua pihak agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara adil dan kondusif," kata Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Chandra sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (16/1/2026).
7. Sekolah Dihentikan Sementara, Nasib Guru Dievaluasi
Akibat insiden ini, aktivitas belajar mengajar di SMKN 3 Tanjab Timur terpaksa dihentikan sementara untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait tuntutan siswa dan guru lain yang meminta agar Agus Saputra tidak lagi mengajar di sekolah tersebut.
"Kami segera melakukan evaluasi sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku," ungkap Harmonis, Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
Berita Terkait
-
DPR Sesalkan Insiden Guru-Murid Saling Serang di Jambi: Sekolah Bukan Arena Tinju!
-
Beroperasi Cuma Dua Hari, Pasar Rakyat di Muaro Jambi ini Langsung Terbengkalai
-
Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah
-
Hadiri Pengukuhan Guru Besar UGM, Jusuf Kalla: Sikap Kritis Penting dalam Demokrasi
-
Presiden Prabowo Kumpulkan Rektor dan Guru Besar di Istana, Ini Isu yang Dibahas
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Nestl Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
NATO Retak: Trump Ngambek Spanyol Ogah Bantu Perang Lawan Iran
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang