News / Nasional
Senin, 19 Januari 2026 | 22:35 WIB
Lokasi pembongkaran makam yang terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Gardu Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, Senin (19/1/2026). (ANTARA/HO-Polres Serang)
Baca 10 detik
  • Makam di TPU Kampung Gardu Junti, Serang, dibongkar pada Minggu (18/1/2026), diduga tengkorak jenazah dicuri.
  • Polres Serang melakukan olah TKP dan telah memeriksa lima saksi untuk mengungkap motif pembongkaran kubur tersebut.
  • Kapolres Serang meminta warga tetap tenang, sementara polisi memburu pelaku yang diduga mengincar bagian kepala jenazah.

Suara.com - Suasana tenang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Gardu Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, mendadak pecah oleh kengerian.

Sebuah makam ditemukan dalam kondisi terbongkar acak-acakan, memicu kegemparan di kalangan warga sekitar. Yang lebih mengejutkan, bagian tengkorak jenazah yang telah bersemayam selama tujuh tahun itu diduga raib dicuri.

Peristiwa yang pertama kali dilaporkan warga pada hari Minggu (18/1/2026) ini langsung ditangani serius oleh pihak kepolisian.

Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang segera turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memulai perburuan terhadap pelaku misterius di balik aksi biadab ini.

Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, menyatakan pihaknya bergerak cepat dan telah memeriksa sejumlah orang untuk menguak tabir kasus ini.

"Kami sudah melakukan penyelidikan mendalam. Hingga saat ini, total ada lima saksi yang sudah diperiksa, baik dari warga sekitar maupun pihak keluarga ahli waris," ujar Andri dalam keterangannya di Serang, Senin (19/1/2026).

Pemeriksaan intensif terhadap para saksi ini diharapkan dapat memberikan titik terang mengenai kronologi kejadian serta motif pelaku yang masih menjadi teka-teki besar.

Tengkorak Diduga Jadi Incaran Utama

Makam yang menjadi sasaran pembongkaran diketahui milik almarhum Sajim, seorang warga yang meninggal dunia pada usia 65 tahun, sekitar tujuh tahun silam. Bagi keluarga dan warga, tak pernah terbayangkan peristirahatan terakhir almarhum akan diganggu dengan cara yang sedemikian mengerikan.

Baca Juga: Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan lubang galian yang menganga di atas pusara. Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa pelaku secara sengaja menggali kuburan untuk mengambil sesuatu dari dalam liang lahad. Fokus utama pelaku diduga kuat adalah bagian kepala jenazah.

Peristiwa ini memicu berbagai spekulasi di kalangan warga, mulai dari motif pesugihan hingga praktik ilmu hitam yang kerap melibatkan bagian tubuh manusia. Namun, pihak kepolisian masih mendalami semua kemungkinan.

"Kuburan almarhum didapati dalam kondisi digali, dan bagian tengkorak atau isi makam diduga telah diambil oleh pelaku yang saat ini masih kami buru," jelas Andri sebagaimana dilansir kantor berita Antara.

Polisi Buru Pelaku, Minta Warga Tetap Tenang

AKBP Andri Kurniawan menegaskan bahwa jajarannya, berkoordinasi dengan Polsek Jawilan, akan menangani kasus ini secara profesional hingga tuntas.

Perburuan terhadap pelaku kini menjadi prioritas utama untuk mengungkap motif sebenarnya dan memberikan rasa keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Load More