- Menteri Hukum Supratman menyatakan Presiden Prabowo dapat memantau kinerja Kemenkumham via layar kecil.
- Kementerian Hukum melakukan transformasi digital sebagai kunci reformasi birokrasi layanan publik.
- Peresmian sistem terintegrasi dijadwalkan pada 1 April 2026 untuk meningkatkan akuntabilitas dan kecepatan layanan.
Suara.com - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan Presiden Prabowo Subianto nantinya dapat memantau langsung kinerja Kementerian Hukum hanya melalui sebuah layar kecil. Hal tersebut dimungkinkan seiring transformasi digital yang tengah dilakukan Kementerian Hukum terhadap seluruh layanan publiknya.
Supratman menjelaskan, Kementerian Hukum saat ini tengah melakukan pembenahan besar-besaran dalam kerangka reformasi birokrasi. Digitalisasi menjadi kunci utama agar seluruh proses layanan, pengawasan, hingga akuntabilitas dapat berjalan secara terbuka, cepat, dan terukur.
“Saat ini Kementerian Hukum sedang berbenah untuk melakukan satu terobosan yang sangat bersejarah dalam penataan maupun reformasi birokrasi. Kami tengah menjalankan transformasi digital,” kata Supratman di Royal Ambarrukmo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (20/1/2026).
Ia menyebut transformasi digital tersebut akan menjangkau hampir seluruh layanan Kementerian Hukum. Melalui sistem yang terintegrasi, pelayanan publik diharapkan menjadi lebih mudah diakses, lebih cepat, serta dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.
Menurut Supratman, digitalisasi memungkinkan Kementerian Hukum memantau laporan dan pengaduan masyarakat secara real time hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Seluruh data tersebut akan tersaji langsung dalam dashboard kementerian dan menjadi bahan evaluasi kinerja.
Tak hanya itu, sistem digital tersebut juga akan menjadi alat kontrol langsung bagi Presiden Prabowo Subianto. Presiden dapat memantau seluruh aktivitas dan kinerja jajaran Kementerian Hukum tanpa harus menunggu laporan manual.
“Insyaallah peresmian ini akan dilakukan pada 1 April bersamaan dengan peresmian Posbankum. Pada kesempatan itu juga akan saya serahkan satu akun kepada Bapak Presiden, karena seluruh sistem sudah terdigitalisasi,” ujarnya.
Supratman menegaskan, dengan sistem tersebut Presiden Prabowo dapat mengawasi kinerja Kementerian Hukum secara menyeluruh, termasuk pelaksanaan program, pembinaan, dan tindak lanjut hingga ke daerah.
“Nanti Presiden bisa mengontrol langsung kinerja Kementerian Hukum hanya melalui layar kecil yang kita berikan kepada beliau,” katanya.
Baca Juga: Istana Jawab Ancaman Mogok: Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc di Meja Presiden Prabowo
Ia berharap penerapan sistem digital ini dapat menutup celah pelayanan yang lamban maupun tidak transparan. Dengan pengawasan langsung dari Presiden dan keterbukaan data kepada publik, seluruh jajaran Kementerian Hukum dituntut bekerja lebih profesional dan akuntabel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Daftar Perjalanan Kereta Api Batal Hari Ini, Cek Cara Refund Tiket 100 Persen
-
BGN Klaim Kejadian Gangguan Pencernaan MBG Turun Signifikan Seiring Penambahan SPPG
-
Anti-Tersesat! 6 Fakta Gelang RFID, Syarat Wajib Baru Mendaki Gunung Gede Pangrango
-
Kepala BGN: Anak Hasil Pernikahan Siri dan Putus Sekolah Wajib Dapat MBG
-
Terjaring OTT, Wali Kota Madiun Diduga Terima Suap Berkamuflase Dana CSR
-
Bukan Cuma Bupati Pati Sudewo, KPK Juga Tangkap Camat dan Kepala Desa
-
Kata Dasco soal Usulan Pilkada Via E-Voting: Semua Akan Dikaji, Terutama Keamanannya
-
Viral Menu Kering MBG Disebut Jatah 2 Hari, Kepala SPPG Bekasi: Itu Salah Paham
-
KPK Sita Uang Miliaran dalam OTT Bupati Pati Terkait Jual Beli Jabatan Perangkat Desa
-
Jejak Digital Berbisa! Adian PDIP Unggah Pesan Jokowi untuk Bupati Pati yang Kini Ditangkap KPK