- Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, memastikan kenaikan gaji hakim ad hoc akan segera terealisasi melalui Peraturan Presiden.
- Kenaikan gaji hakim ad hoc ini menyusul setelah keberhasilan memperjuangkan kenaikan gaji bagi hakim reguler sebelumnya.
- DPR juga berencana memperjuangkan kesejahteraan perangkat peradilan lain seperti panitera dan juru sita demi mencegah moral hazard.
Suara.com - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, membawa kabar baik bagi para hakim ad hoc di seluruh Indonesia.
Dalam pembukaan rapat pembahasan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Jabatan Hakim bersama Badan Keahlian DPR RI, Rabu (21/1/2026), ia memastikan bahwa kenaikan gaji bagi hakim ad hoc akan segera terealisasi.
Ia mengungkapkan bahwa setelah sukses memperjuangkan kenaikan gaji hakim reguler, pihaknya langsung bergerak cepat merespons aspirasi para hakim ad hoc yang sebelumnya sempat melayangkan protes karena belum mendapatkan penyesuaian serupa.
"Kemarin kita tahu kita sudah berhasil memperjuangkan kenaikan gaji hakim. Lalu hakim ad hoc belum naik, protes juga ke kita. Alhamdulillah, sekarang gaji hakim ad hoc juga dipastikan akan mengalami kenaikan," ujar Habiburokhman dalam rapat.
Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa dirinya telah menjalin komunikasi intensif dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi terkait payung hukum kebijakan tersebut.
"Saya kemarin bicara dengan Mensesneg Pak Prasetyo Hadi, Perpresnya (Peraturan Presiden) akan segera dibikin tersendiri untuk gaji hakim ad hoc. Walaupun undang-undangnya mau kita maksimalkan di RUU Jabatan Hakim ini," lanjutnya.
Habiburokhman juga menegaskan bahwa langkah ini mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan DPR RI, khususnya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, guna memastikan kesejahteraan para penegak hukum di pengadilan.
Selain soal gaji hakim, Habiburokhman juga memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan perangkat peradilan lainnya, seperti panitera, juru sita, hingga staf sekretariat pengadilan.
Ia mengaku miris mendengar laporan bahwa masih ada tunjangan pegawai pengadilan yang hanya menyentuh angka Rp400.000.
Baca Juga: Habiburokhman Tanggapi SP3 Kasus Ijazah Jokowi yang Libatkan Eggy Sudjana
"Ini ngeri-ngeri sedap juga karena mereka ada di lingkungan peradilan. Jangan sampai karena tidak sejahtera, bisa muncul moral hazard," tegasnya.
Menurutnya, peran panitera dan juru sita sangat krusial dalam menjaga kualitas peradilan di Indonesia. Mereka adalah garda pendukung yang membantu tugas-tugas hakim, mulai dari administrasi hingga pengetikan putusan.
"Kita harus perjuangkan juga kesejahteraan panitera, juru sita, dan sekretariat. Mereka ini penting dalam menjaga kualitas pengadilan kita. Pak Candra (anggota rapat) sebagai advokat pasti paham sekali pentingnya rekan-rekan panitera ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Keponakan Prabowo Jadi Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Segini Gajinya
-
Istana Jawab Ancaman Mogok: Perpres Kenaikan Gaji Hakim Ad Hoc di Meja Presiden Prabowo
-
Habiburokhman Tanggapi SP3 Kasus Ijazah Jokowi yang Libatkan Eggy Sudjana
-
Hakim Ad Hoc Ngeluh Tunjangan 13 Tahun Stagnan, KY Bilang Begini
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Jaga Sumber Air dari Hulu hingga ke Hilir, AMDATARA Tanam 250 Mangrove di Pesisir Jateng
-
134 Karya Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Lomba Fotografi Awan Cerah 2026 di TIM
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti
-
Review Jujur Drunken Molen: Humor Absurd yang Diam-Diam Menertawakan Hidup
-
Bos Whip Pink Ayah dan Anak Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Bisnis Gas Tertawa Ilegal
-
Apakah Serum Viva Gold Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Kenali Kandungan dan Manfaatnya
-
Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu
-
Berkas Perkara Taufik Hidayat Resmi Masuk Kejati Jabar