Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan tiga nama calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Juda Agung.
Salah satu sosok yang menjadi sorotan utama dalam daftar tersebut adalah Thomas Djiwandono, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) sekaligus merupakan keponakan dari sang Presiden.
Selain Thomas, atau yang akrab disapa Tommy, dua kandidat lainnya yang diusulkan adalah Dicky Kartikoyono dan Solihin M. Juhro.
Ketiga nama ini akan menjalani proses seleksi untuk menduduki salah satu kursi panas di otoritas moneter tertinggi Indonesia.
Gaji dan Tunjangan Dewan Gubernur BI
Jabatan sebagai Deputi Gubernur BI tidak hanya membawa tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas moneter nasional, tetapi juga disertai dengan kompensasi yang sangat menggiurkan.
Berdasarkan data terbaru untuk periode 2024/2025, pendapatan para petinggi Bank Indonesia berada di angka yang prestisius.
Secara umum, estimasi penghasilan per bulan untuk level pimpinan BI adalah sebagai berikut
- Deputi Gubernur: Rp100 juta hingga Rp150 juta.
- Deputi Gubernur Senior: Rp150 juta hingga Rp200 juta.
- Gubernur BI: Rp200 juta hingga Rp250 juta.
Angka tersebut merupakan gaji pokok yang belum termasuk berbagai fasilitas mewah, tunjangan kesehatan, tunjangan transportasi, serta bonus kinerja tahunan yang bernilai signifikan.
Baca Juga: Survei Bank Indonesia : Kegiatan Dunia Usaha Masih Lesu
Aturan Mandiri Penetapan Gaji di Bank Indonesia
Besaran upah pimpinan BI memiliki keunikan tersendiri karena diatur secara khusus dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia.
Berdasarkan Pasal 51 ayat 1, Dewan Gubernur memiliki wewenang penuh untuk menentukan besaran gaji, penghasilan tambahan, hingga fasilitas bagi mereka sendiri.
Lebih lanjut, pada ayat 2 pasal yang sama, disebutkan bahwa gaji Gubernur BI dapat ditetapkan hingga dua kali lipat dari gaji pegawai dengan jabatan tertinggi di internal Bank Indonesia. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi institusi tersebut untuk menyesuaikan pendapatan sesuai dengan beban tanggung jawab dan skala ekonomi.
Sebagai gambaran perbandingan, berikut adalah estimasi jenjang penghasilan bulanan di Bank Indonesia dari level operasional hingga manajerial:
Direktur Eksekutif: Rp60 juta – Rp100 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Lampu Hijau Peluncuran! Sertifikasi Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Terbit
-
Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood
-
Mobil Bisa Dihack? Intip Fakta Ngerinya yang Ternyata Beda dari Film Hollywood
-
4 Browcara Lokal Tahan Keringat untuk Alis Rapi Seharian di Cuaca Panas
-
Prabowo Puji Peran TNI Dongkrak Produksi Beras, Panen Capai 19,2 Juta Ton hingga Juni 2026
-
Bukan Berhenti Total, Ini Tugas Baru Nanik S. Deyang dari Prabowo Usai Mundur dari Kepala BGN
-
3 Zodiak yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Hari Ini 22 Juli 2026
-
5 Tips Memilih Sepeda Hybrid untuk Pemula agar Nyaman dan Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya