- Rocky Candra, anggota Komisi XII DPR RI, mengkritik Menteri ESDM Bahlil terkait maraknya Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang menyebabkan banyak korban jiwa.
- Kritik disampaikan saat Raker Komisi XII DPR RI pada Kamis (22/1/2026), menyoroti korban tewas di Pongkor dan Sarolangun akibat tambang ilegal.
- Rocky mendesak Menteri ESDM merumuskan solusi konkret, termasuk opsi penataan PETI melalui kerja sama dengan PT Antam dan peran Ditjen Gakkum.
Suara.com - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rocky Candra, melontarkan kritik keras kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di berbagai daerah.
Rocky menyoroti terus bertambahnya korban jiwa akibat aktivitas tambang ilegal yang hingga kini dinilai belum tertangani secara serius.
Kritik tersebut disampaikan Rocky dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Kementerian ESDM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Ia membeberkan sejumlah insiden kecelakaan fatal di tambang ilegal yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
“Dua atau tiga minggu yang lalu ada kejadian PETI yang mengakibatkan meninggal hampir 11 orang di Pongkor, di Bogor. Dua hari yang lalu, Pak Menteri, di kampungnya Pak Cek Endra di Sarolangun, Jambi, ada enam orang yang meninggal akibat PETI. Terakhir delapan orang, Pak Menteri. Harus menunggu berapa orang lagi yang meninggal untuk ini bisa ditertibkan?” kata Rocky dengan nada tegas.
Menurut Rocky, keberadaan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) di Kementerian ESDM seharusnya menjadi ujung tombak dalam menyelesaikan persoalan tambang ilegal yang kian meresahkan.
Ia meminta Menteri Bahlil segera merumuskan langkah konkret, termasuk membuka opsi kerja sama dengan PT Aneka Tambang (Antam) untuk menata atau melegalkan aktivitas pertambangan rakyat di kawasan tertentu.
“Dirjen Gakkum sudah ada, jadi kami minta supaya PETI dicarikan jalan keluarnya. Apakah penertibannya dikerjasamakan dengan Antam atau bagaimana, silakan Pak Menteri memformulasikannya,” ujarnya.
Rocky juga menyinggung contoh ketegasan kepala daerah di Provinsi Jambi. Ia mengisahkan aksi Bupati Bungo yang berani menutup aktivitas PETI meski mendapat perlawanan dari kelompok preman.
Baca Juga: Bahlil Dukung Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe, KLH Dorong ke Bareskrim
“Di Provinsi Jambi ada bupati yang tegas. Kemarin Bupati Bungo menutup PETI, dihadang oleh preman, Pak Menteri, tapi dia lawan habis-habisan. Tapi kan tidak semua bupati seperti ini berani,” ungkap Rocky.
Karena itu, ia menegaskan bahwa penertiban tambang ilegal tidak bisa hanya bergantung pada keberanian individu kepala daerah. Menurutnya, diperlukan intervensi dan kebijakan nasional yang tegas dari pemerintah pusat.
“Harus ada kebijakan, harus ada ketegasan dari Kementerian ESDM melalui Gakkum-nya untuk bisa mencari jalan keluar terhadap PETI. Itu yang kami minta,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bahlil Dukung Pencabutan Izin Tambang Emas Martabe, KLH Dorong ke Bareskrim
-
Bahlil Jamin Sumur Rakyat Mulai Bisa Beroperasi Secara Legal
-
Jakarta Dikepung Banjir, Anggota DPR Curhat Mati Listrik: Pak Bahlil, Tolong PLN-nya!
-
Gabung Dewan Perdamaian Donald Trump, Komisi I DPR Minta Indonesia Jangan Disetir Agenda Sepihak
-
Pipa Bocor di Sumatera, RI Terancam Kehilangan Produksi Minyak 2 Juta Barel
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?
-
Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli
-
Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari
-
KPK Geledah Kantor Bupati Lombok Barat hingga PUPR, Sita Dokumen dan Alphard
-
Pelajar Hilang di Curug Sri Rahayu Way Kanan
-
Nutrisi Jadi Kunci Generasi Emas 2045, Konsumsi Susu Anak Indonesia Perlu Ditingkatkan