- PDI Perjuangan menyelenggarakan Natal Nasional 2026 di Tapanuli Tengah untuk korban bencana sesuai arahan Megawati Soekarnoputri.
- Partai menyalurkan bantuan nyata berupa 50 unit hunian sementara dan layanan medis gratis melalui Rumah Sakit Apung.
- Perayaan bertema "Gotong Royong Dalam Kasih Allah" juga meliputi trauma healing serta perbaikan rumah ibadah dan warga terdampak.
Suara.com - Di saat perayaan Natal umumnya identik dengan kemeriahan dan pesta, PDI Perjuangan memilih jalan yang berbeda. Panitia Natal Nasional partai berlambang banteng ini justru memboyong seluruh perayaannya ke tenda-tenda pengungsian di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, untuk berbagi sukacita dan pengharapan langsung dengan warga terdampak bencana.
Mengusung tema "Gotong Royong Dalam Kasih Allah”, perayaan yang berlangsung dari Kamis (22/1) hingga Sabtu (24/1) ini bukan sekadar seremoni. Para kader menyusuri posko-posko pengungsian di Kecamatan Tukka Desa Hutanabolon, Kecamatan Badiri, Sibolga, dan titik-titik terdampak lainnya, memastikan kehadiran negara dan partai terasa nyata di tengah duka.
Marinus Gea, Ketua Panitia Natal Nasional PDI Perjuangan, menegaskan bahwa merayakan Natal bersama para pengungsi memberikan makna yang jauh lebih dalam, melampaui liturgi gereja dan menjadi implementasi nyata dari cinta kasih.
"Ini membuktikan kepedulian dan kehadiran PDI Perjuangan di tengah-tengah masyarakat, bahwa PDI Perjuangan mengusung prinsip menangis dan tertawa bersama rakyat. Kami dari panitia Natal Nasional PDIP berbagi kasih bersama rakyat,” kata Marianus Gea, disela-sela perayaan di Tapteng, Jumat (22/1/2026).
Keputusan untuk menggelar puncak perayaan di Gereja HKBP Hutanabolon, Kecamatan Tukka, bukanlah tanpa alasan. Marianus mengungkapkan bahwa ini adalah instruksi langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang secara spesifik meminta agar Natal Nasional tahun ini didedikasikan bagi para korban bencana.
“Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar Natal Nasional dilaksanakan bersama saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Kita ingin hadir, merasakan apa yang mereka rasakan, dan berbagi pengharapan dan sukacita,” tutur Marianus.
Ia menambahkan, momentum ini menjadi refleksi iman dan aksi nyata, meneladani kelahiran Yesus Kristus yang hadir dalam kesederhanaan untuk membawa keselamatan.
“Sebagaimana hakikat Natal, Tuhan Yesus hadir membawa keselamatan melalui pengorbanan. Demikian pula kita sebagai anak bangsa, bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang tertimpa bencana,” terang Marianus.
Bantuan Nyata, dari Kapal Rumah Sakit hingga Hunian Sementara
Baca Juga: Melodi My Way di Bawah Rintik Hujan Batu Tulis Warnai Perayaan Sederhana HUT ke-79 Megawati
Aksi PDI Perjuangan tidak berhenti pada perayaan simbolis. Sejumlah bantuan kemanusiaan konkret digelontorkan untuk mempercepat pemulihan warga Tapteng. Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, mengapresiasi kehadiran partai yang menurutnya ikut merasakan langsung penderitaan masyarakat.
“Kehadiran PDI Perjuangan sebagai bentuk semangat kebersamaan. Pada kesempatan ini akan dilakukan pembangunan 50 unit hunian sementara,” kata Masinton dalam sambutannya.
Selain pembangunan hunian sementara (huntara), bantuan lain yang disalurkan mencakup:
- Bantuan perbaikan untuk rumah ibadah, baik gereja maupun masjid yang rusak.
- Program bedah rumah bagi keluarga terdampak dengan berbagai tingkat kerusakan.
- Santunan bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga.
- Peralatan kebersihan, perlengkapan sekolah, dan peralatan masak.
- Layanan trauma healing untuk memulihkan kondisi psikologis anak-anak dan orang dewasa.
- Salah satu bantuan paling signifikan adalah kehadiran Rumah Sakit (RS) Apung Laksamana Malahayati. Kapal
- kesehatan canggih milik PDI Perjuangan ini bersandar di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga untuk memberikan layanan medis gratis.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, menjelaskan bahwa kapal tersebut akan siaga melayani warga hingga 24 Januari 2026.
"Selama periode ini, masyarakat atau pun para korban bencana dipersilakan datang dan akan mendapatkan layanan kesehatan gratis di RS Apung Laksamana Malahayati," kata Ribka Tjiptaning, Rabu (21/1).
Momen perayaan Natal ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada 23 Januari. Panitia pun menggelar acara potong tumpeng sederhana bersama para pengungsi sebagai wujud syukur dan kebersamaan.
Berita Terkait
-
Melodi My Way di Bawah Rintik Hujan Batu Tulis Warnai Perayaan Sederhana HUT ke-79 Megawati
-
Kado Ultah ke-79 Megawati: PDIP 'Banjiri' Indonesia dengan Gerakan Tanam Pohon
-
PDIP Tegaskan Kedekatan Megawati-Prabowo Tak Ubah Sikap Tolak Pilkada Tidak Langsung
-
PDIP Rombak Anggotanya di DPR, 15 Legislator Pindah Komisi
-
Hasto: Hidup Butuh Gemblengan Agar Keluar Pamor, Ajak Lestarikan Tosan Aji Teladani Laku Bima
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah