News / Nasional
Senin, 26 Januari 2026 | 06:42 WIB
Capt. Djarot Harnanto, salah satu sahabat almarhum Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.(ANTARA/Azmi Samsul M)
Baca 10 detik
  • Capt. Andy Dahananto, pilot ATR 42-500, meninggal dunia setelah kecelakaan di Gunung Bulusaraung, Maros.
  • Beliau dikenal sahabatnya sebagai sosok sangat loyal dan berdedikasi penuh pada Indonesia Air Transport.
  • Jenazah korban kecelakaan berhasil dievakuasi dan dimakamkan di TPU Ranca Sadang, Tangerang, pada Ahad.

Setelah proses evakuasi yang panjang oleh Tim SAR gabungan, jenazah Capt. Andy bersama sembilan korban lainnya akhirnya berhasil dipulangkan. Jenazah diterbangkan dari Makassar dan tiba di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu malam (24/1).

Suasana haru menyelimuti kedatangan jenazah saat dibawa menuju rumah duka di Perumahan PWS Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Capt. Andy Dahananto akhirnya dimakamkan di TPU Ranca Sadang pada Ahad siang.

Bagi Djarot, meski kepergian sahabatnya meninggalkan luka dalam, ia percaya Andy berpulang dalam kondisi terbaiknya sebagai seorang penerbang.

"Karena saya yakin alam sudah mempersiapkan semuanya. Saya bilang sebetulnya adalah 'happy ending' untuk almarhum," tutupnya seraya mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (Antara)

Load More