- Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa memimpin Rapat Paripurna ke-12 di Gedung Nusantara, Jakarta, untuk membahas perubahan agenda.
- Agenda utama mencakup penetapan pergantian calon Hakim Konstitusi dari unsur lembaga DPR RI menggantikan Inosentius Samsul.
- Rapat tersebut juga menyetujui empat agenda keputusan penting berdasarkan surat masuk dari berbagai komisi DPR RI.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa memimpin Rapat Paripurna ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 yang digelar di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dalam rapat tersebut, Saan mengumumkan adanya perubahan agenda penting, salah satunya adalah penyisipan agenda penetapan pergantian calon Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi (MK) RI.
Saan menjelaskan, bahwa perubahan agenda ini dilakukan setelah pimpinan dewan menerima sejumlah surat dari komisi-komisi terkait, khususnya Komisi III DPR RI.
"Dapat kami sampaikan bahwa pimpinan dewan telah menerima surat, 1. dari pimpinan Komisi III DPR RI nomor b 55 tanggal 26 januari 2026 perihal usulan penggantian hakim konstitusi pada mahkamah konstitusi RI yang berasal dari unsur lembaga DPR dan nomor b 57 tanggal 26 januari 2026 perihal percepatan reformasi polri untuk diagendakan dalam rapat paripurna terdekat," ujar Saan di podium pimpinan.
Selain itu, Saan juga menyampaikan adanya surat dari Komisi VIII mengenai penjadwalan ulang laporan hasil pembahasan calon anggota Baznas.
Atas dasar surat-surat tersebut, Saan meminta persetujuan dari seluruh fraksi yang hadir untuk melakukan penyesuaian agenda rapat paripurna hari ini.
"Berkenaan dengan hal itu kami meminta persetujuan fraksi-fraksi untuk perubahan agenda rapat hari ini menjadi sebagai berikut," lanjut Saan kemudian dijawab kompak setuju oleh anggota.
Secara rinci, Saan memaparkan empat agenda utama yang telah disepakati untuk diputuskan dalam rapat tersebut:
Laporan Komisi 3 DPR RI atas hasil pembahasan percepatan reformasi polri dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.
Baca Juga: Disetujui Jadi Hakim MK, Adies Kadir Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Komisi III
Laporan Komisi 3 DPR RI atas usul penggantian hakim konstitusi pada mahkamah konstitusi yang berasal dari usulan lembaga DPR RI dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.
Laporan Komisi 2 DPR RI atas hasil uji kelayakan terhadap calon ombudsman RI masa jabatan 2026-2031 dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.
Laporan Komisi 11 DPR RI atas hasil uji kelayakan terhadap calon deputi gubernur BI dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.
Penekanan pada agenda kedua, yakni pergantian Hakim MK, menjadi sorotan utama karena posisi tersebut berasal dari unsur lembaga DPR RI. Adies Kadir ditetapkan menjadi calon hakim konstitusi menggantikan Inosentius Samsul yang sebelumnya sudah ditetapkan juga dari paripurna sebagai calon hakim konstitusi pengganti Arief Hidayat.
Setelah mendapatkan persetujuan dari anggota yang hadir, rapat pun dilanjutkan dengan pembacaan laporan dari masing-masing komisi terkait sebelum diambil keputusan tingkat II.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
KAI: 4 Penumpang Tewas dan 79 Luka-Luka Imbas Tragedi Stasiun Bekasi Timur
-
Kapal Mewah Rp8 T Milik Taipan Rusia Tembus Blokade Hormuz, AS Gak Berani Nyerang
-
Berteman dengan George W Bush, Megawati Cerita saat Menolak Serangan AS Terhadap Irak
-
Kasus Daycare Little Aresha: Polisi Dalami Dugaan Pemberian Obat Penenang dan Kekerasan Seksual!
-
Sejajarkan Andrie Yunus dengan Marsinah, Dongker Bakal Abadikan Kasus Kekerasan Aparat dalam Lagu
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
10 Tahun Memprihatinkan, Prajurit TNI Kodim 0623 Cilegon dan Warga Perbaiki Musala di Langon
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia