- Pemprov DKI Jakarta memprioritaskan normalisasi Kali Cakung Lama di Jakarta Utara untuk menanggulangi masalah banjir perkotaan.
- Proyek normalisasi sepanjang 8,5 kilometer ini ditargetkan selesai akhir 2027 dengan pengerukan 45.000 meter kubik.
- Fokus utama adalah pelebaran Kali Begog dari dua meter menjadi lima belas meter untuk memperlancar aliran air.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah memprioritaskan proyek normalisasi Kali Cakung Lama di kawasan Rawa Indah, Cilincing, Jakarta Utara, untuk menanggulangi persoalan banjir.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung progres pengerjaan sungai yang memiliki panjang total sekitar 8,5 kilometer tersebut.
"Seperti yang saya sampaikan minggu lalu, bahwa kita akan melakukan meneruskan normalisasi Sungai Cakung Lama," ujarnya di lokasi.
Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir 2027, dengan total volume pengerukan mencapai 45.000 meter kubik.
Pramono menjelaskan, normalisasi Kali Cakung Lama dibagi ke dalam 17 segmen pengerjaan yang pelaksanaannya harus segera diputuskan.
Salah satu fokus utama proyek ini adalah mengatasi penyempitan atau bottleneck yang terjadi di bagian hilir, tepatnya di Kali Begog.
Sungai yang semula hanya memiliki lebar sekitar 2 meter tersebut akan diperlebar hingga 15 meter guna memperlancar aliran air menuju muara.
Gubernur menegaskan, pengerjaan infrastruktur tersebut tidak boleh dilakukan secara sepotong-sepotong agar hasilnya maksimal bagi warga.
Jika proyek ini rampung, wilayah-wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir seperti Kelapa Gading, Sukapura, hingga Semper Barat diharapkan dapat tertangani dengan baik.
Baca Juga: Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini
Pemprov DKI Jakarta juga memastikan akan melakukan pembebasan lahan untuk pembuatan jalan inspeksi di sepanjang bantaran kali.
"Ini terus terang harus diputuskan dan ini merupakan bagian yang saya prioritaskan untuk diputuskan," tegas Pramono.
Saat ini, sebanyak sembilan alat berat amfibi dan dua ekskavator long arm telah dikerahkan untuk mempercepat proses normalisasi.
Petugas lapangan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta bekerja setiap hari Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, guna mengejar target yang telah ditetapkan.
Berita Terkait
-
Kawasan Sukapura Cilincing Kembali Tergenang Banjir, Sudah Lima Kali di Bulan Ini
-
Banjir Kampung Melayu Surut, Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur
-
Terbongkar! Penyebab Utama Banjir Jakarta yang Tak Teratasi: 'Catchment Area' Sudah Mati?
-
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem Besok, Pramono Anung Kebut Pengerukan Kali dan Modifikasi Cuaca
-
Perbandingan Banjir Jakarta Dulu dan Sekarang: Cerita Warga Kelapa Gading Timur
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional
-
Feri Amsari: Negara Harus Ungkap Pelaku Serangan Andrie Yunus atau Dianggap Bagian dari Kejahatan
-
Profil Bupati Cilacap Syamsu Auliya Rachman yang Terjaring OTT KPK, Harta Tembus Rp11 Miliar
-
Pegang Data Intelijen, Prabowo Ungkap Motif Pengamat yang Sering Sebut Indonesia Hancur
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!
-
Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman