- Kekasih influencer Lula Lahfah, Reza Arap, diperiksa intensif selama empat jam di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin malam.
- Reza Arap dipastikan berada di lokasi kejadian saat Lula Lahfah ditemukan meninggal di apartemen Jakarta Selatan pada Jumat.
- Penyidik menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan di TKP, namun tidak ditemukan indikasi kekerasan fisik pada jenazah.
Suara.com - Misteri yang menyelimuti kematian tragis influencer Lula Lahfah mulai menemui titik terang setelah polisi melakukan pemeriksaan intensif terhadap kekasihnya, Reza "Arap" Oktovian.
Tak tanggung-tanggung, Reza Arap dicecar puluhan pertanyaan dalam sebuah pemeriksaan maraton yang berlangsung hingga dini hari.
Kehadiran Reza di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (26/1) malam menjadi sorotan utama. Ia harus berhadapan dengan penyidik selama kurang lebih empat jam untuk memberikan keterangan mendalam terkait detik-detik terakhir kehidupan Lula Lahfah.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengonfirmasi detail pemeriksaan tersebut. Menurutnya, Reza Arap sangat kooperatif selama proses berlangsung.
"Kami memberikan 30 pertanyaan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Pemeriksaan yang dimulai larut malam itu menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam mengusut tuntas kasus ini. Reza Arap tiba di kantor polisi sekitar pukul sebelas malam dan baru bisa meninggalkan lokasi setelah subuh.
"Jam 23.00 WIB datang," ucapnya, merujuk pada waktu kedatangan Reza. Pemeriksaan itu sendiri baru rampung pada Selasa dini hari pukul 03.46 WIB.
Kehadiran Reza Arap di Lokasi Kejadian Dikonfirmasi
Langkah polisi memanggil Reza Arap sebagai saksi kunci bukanlah tanpa alasan. Sebelumnya, pihak berwenang telah memastikan bahwa kreator konten YouTube tersebut berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1).
Baca Juga: Reza Arap Ada di TKP Kematian Lula Lahfah, Polisi: Makanya Kami Minta Klarifikasi
Kehadirannya di lokasi membuat keterangannya menjadi sangat vital bagi penyidik untuk membangun alur cerita yang utuh mengenai peristiwa nahas tersebut. Polisi menegaskan akan terus meminta klarifikasi dari Reza untuk memastikan tidak ada detail yang terlewat.
Selain Reza, penyidik juga telah memanggil enam saksi lainnya. Pemeriksaan terhadap para saksi ini bertujuan untuk mengumpulkan kepingan-kepingan informasi dan barang bukti yang dapat melengkapi hasil dari laboratorium forensik.
Temuan Obat dan Surat Rawat Jalan di Apartemen
Di tengah proses pemeriksaan saksi, polisi juga mengungkap temuan penting dari olah TKP di apartemen yang berlokasi di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru tersebut. Tim penyidik menemukan sejumlah obat-obatan beserta surat keterangan rawat jalan.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menyatakan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal pada jenazah, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan fisik.
"Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).
Temuan ini, ditambah keterangan dari pihak rumah sakit mengenai riwayat penyakit sang influencer, menjadi fokus lain dalam penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti di balik kematian Lula Lahfah yang mendadak.
Berita Terkait
-
Reza Arap Ada di TKP Kematian Lula Lahfah, Polisi: Makanya Kami Minta Klarifikasi
-
Reza Arap Diperiksa 5 Jam Terkait Kematian Lula Lahfah, Polisi Cecar 30 Pertanyaan, Apa Saja?
-
Meski Autopsi Ditolak Keluarga, Polisi Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah, Kenapa?
-
Polisi Tunggu Kehadiran Reza Arap untuk Diperiksa sebagai Saksi Kematian Lula Lahfah
-
Orangtua Waspada, Dinar Candy Edukasi Narkoba Jenis Baru: Bentuknya Mirip Balon Ulang Tahun
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF