- NasDem sedang memproses pengganti Rusdi Masse di kursi Pimpinan Komisi III DPR RI.
- Saharuddin Arif resmi ditunjuk sebagai Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan menggantikan posisi Rusdi Masse.
- Ahmad Sahroni membenarkan kabar pengunduran diri Rusdi, namun proses PAW masih menunggu keputusan DPP. (14 kata)
Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, mengungkapkan bahwa Fraksi NasDem DPR RI saat ini tengah mempersiapkan pengganti Rusdi Masse untuk posisi Wakil Ketua Komisi III.
Hal itu ditegaskan Saan menyusul kabar pengunduran diri Rusdi Masse dari Partai NasDem.
"NasDem juga sedang memproses. Jadi, saya yakin partai masing-masing sedang memproses terkait dengan pergantian Pimpinan Komisi III DPR RI," kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Ia mengatakan, ketika DPR RI menerima surat dari NasDem mengenai nama pengganti Rusdi, maka proses akan dilanjutkan dengan pelantikan.
"Ya, kita tunggu surat masuk. Jadi kalau suratnya sudah masuk, kita langsung lantik," ujarnya.
Sementara itu, terkait posisi Rusdi di partai sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulawesi Selatan, Saan menyebut partainya telah menunjuk pejabat baru.
"Kita sudah ganti, Ketua DPW sudah ada yang baru. Jadi Bupati Sidrap yang sebelumnya Sekretaris DPW, Kakak Saharuddin Arif, itu sudah menjadi Ketua DPW," ungkapnya.
Ketika disinggung soal kapan Pergantian Antarwaktu (PAW) Rusdi Masse dilakukan, Saan kembali menjawab secara diplomatis.
"PAW-nya kan belum, kita masih menunggu," katanya.
Baca Juga: Inosentius Dapat Tugas Baru, DPR Beberkan Alasan Adies Kadir Dipilih Jadi Hakim MK
Sebelumnya, Ketua DPW Sulawesi Selatan Partai NasDem yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rusdi Masse Mappasessu, disebut sudah mengajukan surat pengunduran diri ke partai. Surat tersebut bahkan dikabarkan sudah berada di meja Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Kabar itu dibenarkan oleh Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (22/1/2026) sore.
"Itu beritanya sudah (ada)," kata Sahroni.
Sementara itu, ketika ditanya apakah Rusdi Masse otomatis juga mengundurkan diri dari DPR RI atau dilakukan PAW, Sahroni mengatakan hal itu harus menunggu keputusan pengurus pusat partai.
"Nah, itu tunggu keputusan DPP," katanya.
Saat disinggung mengenai kabar Rusdi Masse bakal bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai mundur dari NasDem, Sahroni hanya menjawab diplomatis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan
-
Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru
-
Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi
-
Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan
-
Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran
-
Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap