- Utut Adianto sinyalkan Budisatrio Djiwandono masuk eksekutif, sejalan dengan spekulasi reshuffle kabinet Februari 2026.
- Pos Pertanian dan Pertahanan dinilai kecil kemungkinannya karena kinerja menteri saat ini dianggap sudah baik.
- Budisatrio diprediksi berpeluang mengisi pos Kementerian Kelautan, Lingkungan Hidup, atau Kehutanan yang butuh perbaikan.
Suara.com - Kans Budisatrio Djiwandono masuk menjadi bagian dari pemerintah kian menguat, menyusul pernyataan Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, yang menyebut keponakan Presiden Prabowo Subianto itu akan menjadi bagian dari eksekutif.
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai pernyataan Utut searah dengan adanya spekulasi reshuffle kabinet pada Februari 2026.
"Bila benar ada reshuffle, Budisatrio tampaknya akan berpeluang mengisi salah satu pos di kementerian," kata Jamiluddin kepada Suara.com, Selasa (27/1/2026).
Meski berpotensi masuk Kabinet Merah Putih, pos mana yang akan diisi Budisatrio masih sulit diprediksi. Pasalnya, kata Jamiluddin, selama ini Budisatrio aktif di banyak bidang. Setidaknya, Budisatrio dikenal sebagai figur politikus muda yang aktif dalam bidang pertanian, lingkungan hidup, kelautan, dan pertahanan.
"Dari empat bidang itu, bidang pertanian dan pertahanan tampaknya kecil kemungkinan diisi Budisatrio. Sebab, Menteri Pertanian saat ini kinerjanya baik, bahkan mengantarkan Indonesia swasembada beras. Sementara Menteri Pertahanan saat ini merupakan kepercayaan Presiden Prabowo," tutur Jamiluddin.
Jamiluddin memprediksi pos mana yang kemungkinan diisi Budisatrio bila masuk di Kabinet Merah Putih.
"Karena itu, ada kemungkinan Budisatrio mengisi pos kelautan atau lingkungan hidup. Dua bidang ini tampaknya kurang ditangani dengan baik. Bahkan terjadinya bencana banjir di banyak tempat saat ini banyak disebabkan oleh rusaknya lingkungan," ujarnya.
Selain dua bidang tersebut, Jamiluddin memprediksi kemungkinan Budisatrio mengisi pos Kementerian Kehutanan. Ia menilai, belakangan Kementerian Kehutanan paling banyak disorot, termasuk kinerja menterinya yang dinilai rendah.
"Bidang kehutanan tampaknya masih berkaitan dengan lingkungan. Karena itu, bila Budisatrio menjadi Menteri Kehutanan diharapkan kebijakannya akan selaras dengan lingkungan," kata Jamiluddin.
Baca Juga: Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini
"Jadi, ada tiga bidang yang kiranya berpeluang diisi Budisatrio, yaitu yang berkaitan dengan bidang kelautan, lingkungan, atau kehutanan," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional