News / Nasional
Selasa, 27 Januari 2026 | 16:51 WIB
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI yang juga keponakan Presiden Prabowo, Budisatrio Djiwandono. [Dok. Partai Gerindra]
Baca 10 detik
  • Utut Adianto sinyalkan Budisatrio Djiwandono masuk eksekutif, sejalan dengan spekulasi reshuffle kabinet Februari 2026.
  • Pos Pertanian dan Pertahanan dinilai kecil kemungkinannya karena kinerja menteri saat ini dianggap sudah baik.
  • Budisatrio diprediksi berpeluang mengisi pos Kementerian Kelautan, Lingkungan Hidup, atau Kehutanan yang butuh perbaikan.

Suara.com - Kans Budisatrio Djiwandono masuk menjadi bagian dari pemerintah kian menguat, menyusul pernyataan Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, yang menyebut keponakan Presiden Prabowo Subianto itu akan menjadi bagian dari eksekutif.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menilai pernyataan Utut searah dengan adanya spekulasi reshuffle kabinet pada Februari 2026.

"Bila benar ada reshuffle, Budisatrio tampaknya akan berpeluang mengisi salah satu pos di kementerian," kata Jamiluddin kepada Suara.com, Selasa (27/1/2026).

Meski berpotensi masuk Kabinet Merah Putih, pos mana yang akan diisi Budisatrio masih sulit diprediksi. Pasalnya, kata Jamiluddin, selama ini Budisatrio aktif di banyak bidang. Setidaknya, Budisatrio dikenal sebagai figur politikus muda yang aktif dalam bidang pertanian, lingkungan hidup, kelautan, dan pertahanan.

"Dari empat bidang itu, bidang pertanian dan pertahanan tampaknya kecil kemungkinan diisi Budisatrio. Sebab, Menteri Pertanian saat ini kinerjanya baik, bahkan mengantarkan Indonesia swasembada beras. Sementara Menteri Pertahanan saat ini merupakan kepercayaan Presiden Prabowo," tutur Jamiluddin.

Jamiluddin memprediksi pos mana yang kemungkinan diisi Budisatrio bila masuk di Kabinet Merah Putih.

"Karena itu, ada kemungkinan Budisatrio mengisi pos kelautan atau lingkungan hidup. Dua bidang ini tampaknya kurang ditangani dengan baik. Bahkan terjadinya bencana banjir di banyak tempat saat ini banyak disebabkan oleh rusaknya lingkungan," ujarnya.

Selain dua bidang tersebut, Jamiluddin memprediksi kemungkinan Budisatrio mengisi pos Kementerian Kehutanan. Ia menilai, belakangan Kementerian Kehutanan paling banyak disorot, termasuk kinerja menterinya yang dinilai rendah.

"Bidang kehutanan tampaknya masih berkaitan dengan lingkungan. Karena itu, bila Budisatrio menjadi Menteri Kehutanan diharapkan kebijakannya akan selaras dengan lingkungan," kata Jamiluddin.

Baca Juga: Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini

"Jadi, ada tiga bidang yang kiranya berpeluang diisi Budisatrio, yaitu yang berkaitan dengan bidang kelautan, lingkungan, atau kehutanan," sambungnya.

Load More